
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau Holding Perkebunan Nusantara memperkuat kerja sama pengamanan aset strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kerja sama yang dilakukan di Jakarta pada Senin (27/7) tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan sinergi antara PTPN Group dan Polri dalam menjaga keamanan aset negara, mendukung kelancaran operasional perusahaan, sekaligus memperkuat ketahanan sektor perkebunan nasional.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Komjen Pol. (Purn.) Agung Setya Imam Effendi, bersama Kepala Baharkam Polri, Komjen Pol. Karyoto. Penandatanganan itu turut disaksikan Direktur Utama PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna serta jajaran direksi Holding Perkebunan Nusantara, subholding PTPN Group, pimpinan anak perusahaan, dan pejabat Baharkam Polri.
Direktur Aset PTPN III (Persero), Agung Setya Imam Effendi, mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara PTPN III (Persero) dan Polri yang sebelumnya telah disepakati.
Menurutnya, aspek keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan, mengingat PTPN Group mengelola aset perkebunan strategis dengan cakupan wilayah operasional yang luas di berbagai daerah Indonesia.
“Sebagai BUMN yang mengelola aset perkebunan strategis di berbagai wilayah Indonesia, kami memandang keamanan sebagai faktor penting dalam mendukung produktivitas dan keberlangsungan usaha. Melalui kerja sama ini, kami berharap sinergi antara PTPN Group dan Baharkam Polri semakin kuat dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, melindungi aset negara, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pengembangan sektor perkebunan,” ujar Agung.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), sekaligus memperkuat sistem manajemen risiko perusahaan.
Dengan dukungan Baharkam Polri, PTPN Group optimistis dapat meningkatkan efektivitas sistem pengamanan serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di lapangan.
Sementara itu, Kepala Baharkam Polri Komjen Pol. Karyoto menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mendukung pengamanan berbagai objek strategis nasional melalui kerja sama yang profesional, terukur, dan mengedepankan langkah pencegahan.
“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan objek-objek strategis yang memiliki peran penting bagi perekonomian nasional. Baharkam Polri akan terus mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif melalui pendekatan preventif, pembinaan, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan menjalankan sejumlah program, mulai dari pertukaran data dan informasi, bantuan pengamanan, pembinaan Satuan Pengamanan (Satpam), pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung.
Selain menjaga keamanan aset dan operasional perusahaan, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP), meningkatkan mitigasi risiko, serta mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan.
PTPN III (Persero) dan Baharkam Polri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga aset strategis negara, meningkatkan ketahanan operasional, serta mendukung transformasi PTPN Group sebagai perusahaan agribisnis yang profesional, unggul, dan berkelanjutan. (E-3)
