
JUARA dunia kelas berat asal Ukraina, Oleksandr Usyk, mengejutkan dunia tinju dengan mengumumkan keputusan untuk melepas seluruh sabuk juara miliknya, yakni WBC, WBA, dan IBF. Langkah besar ini diambil Usyk sebagai bagian dari persiapannya sebelum benar-benar menggantung sarung tinju atau pensiun.
“Saya ingin mengatakan bahwa saya memutuskan untuk mengosongkan semua sabuk yang saat ini saya pegang,” ujar Usyk melalui unggahan video di akun Instagram resminya, Sabtu (27/6).
Usyk menegaskan bahwa keputusan ini telah melalui pertimbangan yang sangat matang. Baginya, melepaskan status juara dunia saat ini adalah langkah untuk membuka peluang baru dalam fase hidupnya mendatang. Meski demikian, ia memberikan sinyal bahwa kariernya belum benar-benar berakhir saat ini juga.
“Ini bukan akhir dari cerita. Kelanjutan cerita masih menanti di depan,” tambahnya.
Usyk mengonfirmasi bahwa dirinya masih menyisakan satu pertarungan terakhir sebagai laga perpisahan sebelum resmi pensiun.
Rekam Jejak Sang Juara Sejati
Oleksandr Usyk mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai salah satu petinju kelas berat terbaik di generasinya. Perjalanannya di kelas berat dimulai dengan kemenangan atas Anthony Joshua pada 2021.
Puncaknya, ia berhasil menyatukan empat gelar (WBC, WBA, IBF, dan WBO) setelah menumbangkan Tyson Fury, menjadikannya juara tak terbantahkan (undisputed champion).
Sebelum mendominasi kelas berat, Usyk juga pernah mengukir prestasi serupa di kelas penjelajah (cruiserweight). Pertarungan terakhirnya tercatat pada 23 Mei 2026 di Piramida Giza, Mesir, saat ia mengalahkan legenda kickboxing Rico Verhoeven melalui penghentian wasit di ronde ke-11, sebuah laga yang sempat memicu kontroversi.
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Gelar Dilepaskan | WBC, WBA, IBF |
| Laga Terakhir | vs Rico Verhoeven (23 Mei 2026) |
| Status Sejarah | Juara Tak Terbantahkan (Kelas Penjelajah & Berat) |
| Rencana Kedepan | Satu laga terakhir sebelum pensiun |
Peta Persaingan Baru di Kelas Berat
Keputusan Usyk mengosongkan takhta langsung mengubah peta persaingan. Agit Kabayel, yang sebelumnya merupakan penantang wajib WBC, kini berpeluang besar naik status menjadi juara dunia baru tanpa harus menghadapi Usyk.
Di sisi lain, gelombang petinju muda mulai mengancam. Moses Itauma, prospek cerah asal Inggris, dijadwalkan menghadapi Filip Hrgovic pada 29 Agustus di O2 Arena, London. Itauma juga telah membidik duel besar melawan pemegang sabuk WBO, Daniel Dubois, yang diproyeksikan berlangsung pada tahun depan.
Dengan mundurnya Usyk dari perebutan gelar, kelas berat kini memasuki era transisi saat para petinju muda dan penantang utama akan saling sikut untuk mengklaim dominasi yang ditinggalkan sang legenda Ukraina. (Ant/Z-1)
