
INDONESIA saat ini masih menjadi negara dengan jumlah kasus TBC tertinggi kedua di dunia. Diperlukan langkah-langkah masif untuk menekan angka penularan.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri/Wamen Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, usai menghadiri kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Komplek Balai Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa (23/6).
Kegiatan tersebut sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam pemberantasan TBC dan peningkatan kesehatan masyarakat. Ia juga mengapresiasi capaian Kota Tegal dalam menemukan dan menangani kasus TBC.
“Ini adalah kegiatan yang sangat luar biasa. Selain Cek Kesehatan Gratis yang cakupannya sangat luas, juga dilakukan pemeriksaan untuk mendeteksi diabetes, hipertensi, skrining TBC dengan X-ray, donor darah, hingga sunatan massal,” ujar Benjamin.
Benjamin menyebut Indonesia saat ini masih menjadi negara dengan jumlah kasus TBC tertinggi kedua di dunia sehingga diperlukan langkah-langkah masif untuk menekan angka penularan. Ia juga mengapresiasi capaian Kota Tegal dalam menemukan dan menangani kasus TBC.
“Tahun lalu Kota Tegal mencatat notifikasi kasus TBC tertinggi di Indonesia. Artinya pemerintah daerah aktif menemukan kasus dan mengobatinya sehingga mendukung upaya Indonesia menuju bebas TBC pada tahun-tahun mendatang,” ungkap Benyamin.
Menurut Benjamin, pemeriksaan kesehatan gratis juga menjadi langkah preventif untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi yang berpotensi menyebabkan stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal.
“Tujuan utama CKG adalah mencegah masyarakat sakit. Kami ingin masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga usia produktif tetap sehat dan di atas 60 tahun pun masih dalam kondisi sehat,” jelas Benyamin.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Tengah dan Polres Tegal Kota atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Tegal dan seluruh masyarakat Kota Tegal, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Polda Jawa Tengah dan Polres Tegal Kota yang telah menyelenggarakan kegiatan bakti sosial kesehatan ini sebagai bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat,” ujar Dedy Yon.
Menurut Dedy Yon, kegiatan bakti kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Pada kegiatan tersebut,
“Program bakti kesehatan menjadi salah satu bentuk pelayanan humanis Polri yang terus hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini masyarakat memperoleh manfaat langsung dari berbagai layanan kesehatan yang disediakan,” terang Dedy Yon.
Dedy Yon juga menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung program eliminasi TBC pada 2030. “Keberhasilan pengendalian TBC tidak dapat dilakukan hanya oleh sektor kesehatan, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat,” tegas Dedy Yon.
Diketahui, sebanyak 1.000 warga masyarakat Kota Tegal mendapatkan berbagai layanan di Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tegal menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan mendukung program nasional penanggulangan tuberkulosis (TBC).(E-2)
