Sinergi Industri Farmasi dan BPOM Perkuat Agenda Keberlanjutan
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menggelar aksi penanaman pohon yang menjadi bagian dari peresmian perluasan fasilitas produksi Lini 3 PT Ethica Industri Farmasi di Cikarang, Jawa Barat.(Dok. PT Pyridam Farma Tbk (PYFA))

UPAYA mencapai target emisi nol bersih (net zero) menjadi bagian dari agenda berbagai sektor industri, termasuk industri farmasi. Sejumlah perusahaan kini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan melalui berbagai langkah nyata untuk mengurangi jejak karbon dan mendukung pelestarian lingkungan. 

Salah satu langkah tersebut dilakukan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) melalui aksi penanaman pohon yang menjadi bagian dari peresmian perluasan fasilitas produksi Lini 3 PT Ethica Industri Farmasi di Cikarang, Jawa Barat. Kegiatan yang digelar pada 4 Juni 2026 itu melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, jajaran direksi perusahaan, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap prinsip environmental, social, and governance (ESG).  

Dalam kegiatan tersebut ditanam sebanyak 18 jenis pohon, salah satunya Ketapang Kencana (Terminalia mantaly) yang ditanam langsung oleh Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. Inisiatif ini sejalan dengan Gerakan Satu Juta Pohon yang dicanangkan BPOM RI pada 31 Januari 2026 dalam rangka HUT ke-25 BPOM RI, sebagai upaya mendorong ekosistem industri farmasi lebih aktif melakukan penghijauan di lingkungan kerjanya.  

Mengutip pernyataan yang disampaikan melalui situs resmi BPOM RI, Taruna Ikrar mengapresiasi langkah PYFA dalam mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam pengembangan industri farmasi.

“Penanaman pohon hari ini merupakan manifestasi pelestarian lingkungan sekaligus kontribusi nyata industri farmasi dalam mereduksi jejak karbon dan membangun ekosistem industri hijau,” ujar Taruna Ikrar. 

Direktur Utama PYFA, Lee Yan Gwan, mengatakan perusahaan memandang keberlanjutan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kesehatan masyarakat.

“Semangat yang sama juga kami hadirkan pada sore hari ini untuk menuju net zero carbon melalui inisiatif Gerakan Sejuta Pohon. Tentunya, inisiatif ini juga tergerak dengan visi dan misi Gerakan tanam pohon yang dicanangkan oleh BPOM RI di tahun 2026. Kami percaya, menjaga kesehatan tidak cukup hanya melalui obat dan layanan kesehatan, tetapi juga melalui lingkungan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang,” ujar Lee Yan Gwan dalam acara peresmian Lini 3 PT Ethica Industri Farmasi di Cikarang, Rabu (4/6). 

Menurut Lee, keterlibatan langsung BPOM RI dalam aksi penghijauan tersebut menjadi simbol sinergi antara regulator dan industri dalam membangun sektor farmasi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Peresmian fasilitas produksi baru juga diharapkan berjalan seiring dengan implementasi praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.  

Aksi penanaman pohon tersebut melengkapi berbagai inisiatif keberlanjutan yang sebelumnya telah dijalankan PYFA. Perusahaan tercatat telah melakukan restorasi mangrove di kawasan pesisir Pluit bersama BPOM RI, penghijauan di Gunung Munara dan Gunung Halimun Salak, serta mendukung program pelestarian sungai melalui kolaborasi dengan Sungai Watch.  

Komitmen keberlanjutan PYFA juga diterapkan pada operasional internasional. Fasilitas Probiotec di Australia telah memperoleh peringkat National Australian Built Environment Rating System (NABERS) sebagai pengakuan atas pengelolaan bangunan yang berorientasi pada efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan dampak positif terhadap iklim secara berkelanjutan.  

Melalui penguatan agenda ESG yang berjalan beriringan dengan pengembangan kapasitas produksi, PYFA menegaskan bahwa pertumbuhan industri farmasi tidak hanya diukur dari kemampuan memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga dari kontribusinya dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dan masa depan yang lebih berkelanjutan. (Put/E-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *