Pangkalan Operasi Maskapai Amfibi di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata dan Antarpulau
Santai Seaplane resmi membuka pangkalan operasinya di Banyuwangi, Jawa Timur.(Dok.Istimewa)

SANTAI Seaplane resmi membuka pangkalan operasinya di Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai langkah memperkuat konektivitas premium sekaligus mendukung pengembangan pariwisata dan transportasi antarpulau di kawasan timur Indonesia.

Peresmian yang berlangsung pada 10 Juni tersebut menjadi tonggak awal operasional maskapai penerbangan amfibi tersebut dengan menghadirkan layanan wisata udara, penerbangan antarpulau, hingga charter eksklusif untuk kebutuhan wisata maupun bisnis.

CEO Santai Seaplane Wirmandi Sugriat mengatakan Banyuwangi dipilih karena memiliki posisi strategis, kekayaan alam, serta dukungan pemerintah daerah yang dinilai mampu mendorong pengembangan jaringan penerbangan baru.

“Banyuwangi adalah titik awal yang sempurna untuk ekspansi operasional kami. Lokasinya yang strategis, panorama alam yang memukau, serta kepemimpinan daerah yang visioner menjadikannya sebuah hub yang ideal. Hari ini, kami tidak hanya meresmikan pangkalan operasi, tetapi juga membuka cara baru bagi dunia untuk menikmati keindahan Nusantara yang tiada tanding,” ujar Wirmandi.

Pangkalan operasi tersebut akan menjadi pusat layanan penerbangan wisata (scenic flight), konektivitas antarpulau, serta penerbangan charter menuju berbagai destinasi di Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara.

General Manager Bandara Internasional Banyuwangi Mohamad Holik Muardi menyambut kehadiran layanan tersebut sebagai pelengkap infrastruktur transportasi udara yang telah tersedia di wilayahnya.

“Kami sangat antusias menyambut kehadiran Santai Seaplane di Bandara Internasional Banyuwangi. Operasional ini menghadirkan produk penerbangan unik yang melengkapi infrastruktur yang sudah ada, sekaligus mempertegas status bandara kami sebagai gerbang yang berkelanjutan, dinamis, dan terus berkembang di Jawa Timur,” katanya.

RUTE UNGGULAN

Melalui pangkalan baru ini, Santai Seaplane memperkenalkan sejumlah rute unggulan. Untuk wisata udara, penumpang akan diajak menikmati panorama Gunung Ijen dengan kawah berwarna pirus serta lanskap Gunung Bromo dari ketinggian.

Selain itu, tersedia pula layanan konektivitas menuju Bali yang meliputi rute ke Lapangan Terbang Letkol Wisnu, kawasan Menjangan di Bali Barat Laut, hingga Bandara Internasional Ngurah Rai serta titik lepas landas dan pendaratan air di sekitarnya.

Maskapai tersebut juga membuka jaringan penerbangan menuju Gili Islands, Lombok, Sumbawa Barat, dan wilayah lain di sekitarnya. Sementara layanan charter privat disiapkan untuk perjalanan menuju Malang, Surabaya, dan sejumlah kota utama di Jawa Timur.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menilai kehadiran Santai Seaplane dapat memperkuat posisi Banyuwangi sebagai destinasi wisata kelas dunia yang menawarkan pengalaman perjalanan berbeda.

“Kehadiran Santai Seaplane membawa julukan ‘Sunrise of Java’ yang kita cintai ke tingkat yang lebih tinggi. Layanan premium ini membuka potensi kawasan kita untuk pariwisata berkualitas tinggi sekaligus menunjukkan kesiapan Banyuwangi untuk bersaing di kancah global,” ujarnya.

RENCANA JANGKA PANJANG

Santai Seaplane juga menyiapkan rencana pengembangan jangka panjang selama 10 tahun dengan membangun jaringan bandar udara perairan atau water aerodrome di berbagai wilayah Indonesia menggunakan pesawat amfibi generasi baru yang diklaim lebih ramah lingkungan.

Konsep tersebut diharapkan dapat membuka akses menuju destinasi wisata terpencil tanpa memerlukan pembangunan landasan pacu konvensional yang membutuhkan investasi besar dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Ni Made Ayu Marthini mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai sejalan dengan strategi pengembangan pariwisata nasional.

“Produk pariwisata yang inovatif dan berkelanjutan seperti yang ditawarkan oleh Santai Seaplane sangat selaras dengan visi strategis kami. Peningkatan konektivitas antarpulau melalui penerbangan amfibi menciptakan pengalaman tak terlupakan yang merepresentasikan esensi dari Wonderful Indonesia,” katanya.

MISI KEMANUSIAAN

Selain melayani sektor pariwisata, Santai Seaplane juga menyiapkan armadanya untuk mendukung berbagai misi kemanusiaan dan layanan publik, seperti evakuasi medis dari daerah terpencil, pengiriman logistik penting ke wilayah kepulauan, serta pemantauan lingkungan dan maritim bekerja sama dengan pemerintah maupun lembaga konservasi.

Dengan pengoperasian pangkalan baru di Banyuwangi, perusahaan berharap dapat memperkuat konektivitas Nusantara sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata berkelanjutan, dan layanan transportasi bagi masyarakat di kawasan pesisir serta pulau-pulau terpencil. (Ant/E-2)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *