Buntut Penusukan Brutal, Demonstrasi Anti-Imigrasi di Belfast Berujung Kerusuhan dan Pembakaran Bus
Demonstrasi anti-imigrasi di Belfast, Irlandia Utara, berujung ricuh. Ratusan demonstran membakar bus dan memblokade jalan utama kota pasca-aksi penusukan.(PA Media)

KERICUHAN pecah di Belfast, Irlandia Utara, pada Selasa malam waktu setempat. Massa pengunjuk rasa membakar satu unit bus serta sejumlah kendaraan lain, sekaligus memblokade jalan-jalan utama kota. Ketegangan ini terjadi satu hari pasca-insiden penusukan brutal oleh seorang tersangka asal Sudan yang memicu gelombang protes anti-imigrasi.

Sebelum kerusuhan meluas, pihak kepolisian Irlandia Utara dan otoritas Inggris telah berulang kali menyerukan agar masyarakat tetap tenang. Imbauan tersebut dikeluarkan menyusul beredarnya rekaman video mengerikan mengenai aksi penusukan yang sempat mengejutkan publik negara tersebut.

Namun, sejak pukul 19.00 waktu setempat, ratusan demonstran yang sebagian besar mengenakan masker mulai berkumpul di berbagai titik di Belfast. Berdasarkan laporan jurnalis AFP, kepulan asap terlihat membubung dari beberapa sudut kota, sementara helikopter polisi terus berpatroli dari udara.

Salah satu insiden paling parah terjadi di kawasan Newtownards Road, di mana massa membakar sebuah bus kota milik operator transportasi publik Irlandia Utara, Translink.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak Translink langsung mengeluarkan pernyataan resmi:

“Kami mengutuk keras serangan terhadap layanan kami ini. Keselamatan staf dan pelanggan adalah prioritas utama kami, dan seluruh layanan Metro, Glider, Ulsterbus, serta Goldliner (yang beroperasi keluar dan masuk Belfast) telah ditangguhkan. Kami terus berkoordinasi erat dengan PSNI (Kepolisian Irlandia Utara) dan akan terus mengikuti panduan mereka.”

Kecaman dari Tokoh Politik

Aksi perusakan fasilitas umum ini memicu kecaman keras dari tokoh politik setempat. Peter McReynolds, anggota majelis dari Partai Alliance untuk wilayah Belfast Timur, menyatakan dirinya sangat terpukul atas insiden pembakaran bus dan kekerasan yang terjadi di Newtownards Road tersebut.

Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, McReynolds menulis:

“Ini tidak menguntungkan siapa pun, tidak mengubah apa pun, dan merusak komunitas kita. Pikiran saya bersama para staf Glider, komunitas kita yang ketakutan malam ini di tengah kehancuran ini, serta para petugas PSNI yang berada di bawah tekanan besar dalam menghadapi kekerasan malam ini.”

Hingga berita ini diturunkan, seluruh aktivitas transportasi massal di Belfast masih lumpuh total guna mengantisipasi eskalasi kerusuhan yang lebih meluas. (AFP/BBC/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *