Kanada vs Irlandia; Imbang, Marsch Tetap Percaya Diri Jelang Piala Dunia
Pelatih Timnas Kanada Jesse Marsch(mlssoccer.com)

Kanada gagal menutup rangkaian uji coba terakhir sebelum Piala Dunia 2026 dengan kemenangan. Tuan rumah bersama turnamen tersebut harus puas bermain imbang melawan Irlandia dalam laga persahabatan di Montreal, Sabtu (6/6), meski tampil dominan sepanjang pertandingan. Laga Kanada vs Irlandia berakhir dengan skor 1-1.

Hasil itu menjadi sedikit noda setelah sebelumnya Kanada tampil meyakinkan dengan mengalahkan Uzbekistan 2-0. Namun pelatih Jesse Marsch memilih melihat sisi positif dari performa timnya ketimbang meratapi hasil akhir.

“Jelas kami berharap bisa mencetak lebih banyak gol dan memenangkan pertandingan. Tapi energi sejak awal laga, cara kami menekan permainan, dan ide-ide yang dijalankan para pemain sangat baik,” ucap Marsch.

Kanada menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat mereka kesulitan menambah gol. Keunggulan tuan rumah lahir pada babak pertama lewat gol bunuh diri pemain Irlandia. Tendangan sudut Stephen Eustaquio membentur Troy Parrott sebelum mengenai Jake O’Brien dan berbelok masuk ke gawang sendiri.

Sebelum gol tersebut, Kanada sudah beberapa kali mengancam. Liam Millar nyaris mencetak gol sebelum tembakannya diblok, sementara upaya Ismael Kone juga masih melenceng setelah mengalami defleksi.

Striker Juventus Jonathan David bahkan sempat meminta penalti, namun wasit tidak menggubrisnya. Meski terus ditekan, Irlandia mampu mencuri gol balasan pada menit ke-60. Chiedozie Ogbene dengan sigap menyambar bola muntah hasil penyelamatan kiper Kanada terhadap tendangan penalti Troy Parrott.

Gol itu mengubah ritme pertandingan. Pergantian pemain yang dilakukan kedua tim membuat tempo laga menurun dan Kanada kesulitan kembali menemukan momentum untuk mencetak gol kemenangan.

Bahkan menjelang laga usai, Irlandia hampir membawa pulang kemenangan lewat aksi remaja Tottenham Hotspur, Mason Melia. Namun peluang emas tersebut gagal berbuah gol.

Marsch mengakui timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah menjelang pertandingan pembuka Piala Dunia.

“Kami membiarkan satu serangan balik berbahaya terjadi di babak kedua. Secara keseluruhan performa kami bagus, tetapi gol dan kesalahan kecil bisa membuat perbedaan. Kami hanya perlu membereskan beberapa hal,” katanya.

Kanada tergabung di Grup B bersama Bosnia-Herzegovina, Qatar, dan Swiss. Tim Negeri Daun Maple akan memulai kiprahnya dengan menghadapi Bosnia di Toronto sebelum melanjutkan dua laga berikutnya di Vancouver melawan Qatar dan Swiss.

Meski berstatus tuan rumah bersama, Kanada masih dibayangi catatan buruk di Piala Dunia. Dalam dua penampilan sebelumnya pada 1986 dan 2022, mereka selalu kalah dalam enam pertandingan yang dijalani.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *