Legenda NBA Rick Adelman, Pelatih Hall of Fame Mantan Arsitek Portland Trail Blazers Meninggal Dunia
Mantan pelatih Portland Trail Blazers dan Sacramento Kings, Rick Adelman, meninggal dunia pada usia 79 tahun.(Portland Trail Blazers)

DUNIA bola basket berduka atas meninggalnya pelatih legendaris Hall of Fame, Rick Adelman, pada usia 79 tahun. Kabar duka ini diumumkan resmi Asosiasi Pelatih Bola Basket Nasional (NBCA), Senin (1/6) waktu setempat.

Sepanjang 29 tahun karier kepelatihannya, Adelman berhasil membukukan 1.042 kemenangan selama 23 musim menjadi pelatih kepala di NBA. Catatan gemilang tersebut menempatkannya di peringkat ke-10 dalam daftar pelatih dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah NBA.

Nama Adelman melambung ketika ia memimpin Portland Trail Blazers menembus dua babak final NBA. Sayangnya, dalam dua kesempatan tersebut Portland gagal meraih gelar juara setelah kalah dari Detroit Pistons tahun 1990 dan ditumbangkan Chicago Bulls yang dimotori Michael Jordan pada 1992.

Adelman mengawali kiprahnya di Portland sebagai asisten pelatih selama enam musim (1983–1989), sebelum akhirnya diangkat menjadi pelatih interim menggantikan Mike Schuler yang dipecat. Setelah berhasil membawa tim lolos ke babak playoff, ia dipercaya menjadi pelatih tetap. Selain dua kali menembus final, ia membawa Portland ke final Wilayah Barat pada 1991. Namun, kekalahan di babak pertama playoff pada 1993 dan 1994 membuat kebersamaannya dengan tim berakhir.

Selain di Portland, pria yang masuk dalam Basketball Hall of Fame tahun 2021 ini juga menorehkan tinta emas saat menukangi Sacramento Kings selama delapan musim. Di bawah arahannya, Kings tidak pernah absen dari babak playoff, termasuk pencapaian terbaik menembus final wilayah pada 2002. Setelah kontraknya tidak diperpanjang pada musim 2005-2006, Kings bahkan tidak pernah lagi lolos ke babak playoff hingga tahun 2023.

“Organisasi Sacramento Kings sangat berduka atas meninggalnya Rick Adelman, seorang pelatih tercinta yang kepemimpinan, karakter, dan visinya membantu menentukan sebuah era bola basket Kings yang menginspirasi kota kami dan memikat para penggemar di seluruh dunia,” tulis Sacramento Kings dalam pernyataan resminya pada hari Senin.

Rekam jejak kepelatihan Adelman juga mencakup Golden State Warriors, Houston Rockets, di mana ia sempat mencatat 22 kemenangan beruntun yang legendaris bersama bintang Tiongkok, Yao Ming, serta Minnesota Timberwolves, tempat ia mengakhiri karier kepelatihannya setelah musim 2013-2014.

Darah bola basket Adelman kini mengalir pada putranya, David Adelman, yang mengawali karier sebagai asisten sang ayah di Minnesota pada 2011 dan kini sukses menjadi pelatih Denver Nuggets setelah ikut mempersembahkan gelar juara NBA tahun 2023.

Sebelum sukses sebagai juru taktik, Adelman merupakan seorang pemain berposisi guard yang berkarier di NBA selama tujuh musim sejak 1968. Ia tercatat pernah membela beberapa klub seperti San Diego Rockets, Portland Trail Blazers, Chicago Bulls, New Orleans Jazz, dan Kansas City-Omaha Kings. (AFP/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *