NASA Siap Umumkan Kru Artemis III, Misi ke Bulan Dijadwalkan 2027
NASA(Doc NASA)

APRIL lalu, dunia telah menyaksikan momen bersejarah ketika kru misi Artemis II menyelesaikan perjalanan selama 10 hari menuju Bulan dan perjalanan kembali ke Bumi, momen tersebut berjarak hampir 54 tahun sejak misi Apollo terakhir diselesaikan. 

Kini, misi Artemis III dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027.

Cara Menonton Pengumuman Resmi

Menyambut rencana besar tersebut, NASA bersiap memberikan pembaruan mengenai misi Artemis III sekaligus mengumumkan nama-nama astronaut yang ditugaskan dalam penerbangan uji coba tersebut. 

Pengumuman ini akan disampaikan dalam sebuah acara langsung pada hari Selasa malam, 9 Juni jam 22.00 WIB, bertempat di Johnson Space Center milik NASA di Houston. 

Publik dapat menyaksikan momen bersejarah ini secara langsung melalui aplikasi NASA+ maupun kanal YouTube resmi milik agensi, serta berbagai platform media sosial lainnya. 

Siapa Saja Kru Tersebut?

Banyak pihak bertanya-tanya apakah para kru Artemis II akan kembali terpilih untuk misi selanjutnya. Meski mengulang komposisi kru pernah beberapa kali terjadi pada era Apollo, hal tersebut bukanlah tradisi mutlak di NASA. 

Untuk misi Artemis III, kru sebelumnya dinilai kecil kemungkinan untuk kembali terpilih mengingat jarak waktu antarmisi yang sangat singkat, yaitu hampir satu tahun saja. Oleh karena itu, kru baru dipastikan akan memimpin upaya penerbangan lintas Bulan berikutnya. 

Dalam misi Artemis III nanti, empat astronaut akan diluncurkan dari Kennedy Space Center NASA di Florida menggunakan Orion, pesawat luar angkasa yang akan dibawa oleh sistem peluncuran paling kuat milik agensi saat ini, yaitu roket SLS (Space Launch System).

Target Misi

Sebagai misi yang saat ini aktif dipersiapkan oleh NASA, Artemis III membawa serangkaian tujuan. Misi ini dirancang untuk menguji kemampuan manuver pertemuan (rendezvous) serta proses penambatan (docking) yang penting antara Orion dan sistem pendaratan manusia komersial. Teknologi ini sangat dibutuhkan untuk mengantarkan astronaut ke permukaan Bulan di masa depan. 

Pesawat luar angkasa Orion sendiri dirancang dengan kapasitas yang mampu menampung kru hingga 21 hari di luar angkasa. Keunggulan Orion didukung oleh 33 mesin yang berfungsi memberikan propulsi bagi Orion untuk melakukan injeksi orbit Bulan sekaligus mengembalikannya ke Bumi. 

Pada akhirnya, seluruh rangkaian misi Artemis ini akan menjadi fondasi utama sekaligus batu loncatan yang mempersiapkan umat manusia menuju misi berawak pertama ke planet Mars. Para astronaut dalam misi ini juga akan mengemban tugas mempersiapkan pangkalan masa depan di Bulan, yang kelak diproyeksikan menjadi titik persimpangan antarplanet untuk perjalanan ruang angkasa yang lebih jauh.

Sumber: NASA, Mashable India



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *