
BUDIARSA Sastrawinata terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asosisasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia (APLGI) periode 2026-2030. Pemilihan dilakukan melalui Rapat Umum Anggota Nasional (Ruanas) yang diselenggarakan di Damai Indah Golf, BSD Course, Banten, Senin (18/5) pekan lalu.
Budiarsa sebelumnya menjabat sebagai Ketua I APLGI mendampingi M Tachril Sapi’ie yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum selama dua periode 2018-2022 dan 2022-2026. Budiarsa menegaskan pemilik-pemilik lapangan golf juga mencintai golf sebagai olahraga sehingga pasti bersedia untuk memberikan dukungan untuk pengembangan prestasi.
“Kita patut berterima kasih kepada Pak Tachril yang sudah menahkodai APLGI selama delapan tahun. Kita lihat banyak prestasi yang dicapai dan itu akan kita lanjutkan. Sosialisasi olahraga golf menjadi prioritas utama APLGI ke depannya,” kata Budiarsa.
“Di samping itu, kita juga harus meningkatkan kualitas dari golf itu sendiri agar Indonesia bisa berkiprah dengan berpestasi di dunia internasional. Tentu peran para pemilik golf cukup besar untuk bisa membantu para atlet kita untuk meningkatkan permainannya,” imbuh pria yang juga Direktur PT Ciputra Development Tbk sekaligus Direktur Utama PT Damai Indah Golf Tbk.
Budiarsa merupakan salah satu sosok yang banyak aktif dalam mendukung prestasi golf Indonesia. Dia juga merupakan salah satu pendiri dan Ketua Dewan Pembina Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) yang selama puluhan tahun aktif menggelar turnamen bergengsi yaitu Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (CGJWC) dan kejuaraan profesional Ciputra Golfpreneur Tournament yang masuk agenda Asian Development Tour (ADT).
Dalam Ruanas, panitia memilih tema Pengurus Baru-Semangat Baru. Selama kepemimpinan Tachril, APLGI melakukan banyak upaya untuk melakukan sosialisasi terhadap olahraga golf di Indonesia ke berbagai kalangan. Salah satu program besarnya adalah menyelenggarakan Indonesia Golf Festival 2025 untuk pertama kalinya. Rencananya, event tersebut akan kembali diselenggarakan pada bulan Oktober 2026.
“Tema ini sengaja saya pilih dengan harapan di kemudian hari pengurus baru yang terpilih dapat memberikan semangat baru, terutama untuk semakin memperbaiki dan menumbuhkan industri golf yang kita cintai bersama,” kata Tachril.
Selain memilih Ketua Umum yang baru, dalam Ruanas tersebut para anggota juga merumuskan usulan dan rencana kerja untuk kepengurusan baru 2026-2030.
APLGI merupakan organisasi yang berdiri sejak 19 Juli 1995. Asosiasi ini memiliki 58 lapangan golf anggota yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. APLGI dibuat untuk membentuk wadah yang secara profesional dapat membantu para anggota meningkatkan mutu dalam pembuatan lapangan golf, pemeliharaan dan pengelolaanya.
Asosiasi tersebut juga sebagai wadah untuk tukar menukar pengalaman dan pengetahuan, terutama untuk dapat membantu memecahkan permasalahan umum yang dihadapi oleh lapangan golf anggota. (Dhk/P-3)
