
Pernah dianggap sebagai tanaman yang identik dengan area pemakaman atau sekadar pagar rumah, di tahun 2026, Tanaman Puring (Codiaeum variegatum) telah bertransformasi menjadi salah satu primadona tanaman hias premium. Keindahan gradasi warna daunnya yang meliputi merah, kuning, jingga, hingga ungu tua menjadikannya “lukisan hidup” di sudut ruangan maupun taman.
Namun, daya tarik puring tidak berhenti pada visual. Riset kesehatan terbaru menunjukkan bahwa tanaman ini menyimpan segudang manfaat herbal yang membuatnya kian dicari oleh para pecinta gaya hidup sehat.
Mengapa Puring Begitu Populer di 2026?
Keunikan puring terletak pada variasi bentuk daunnya yang sangat beragam—ada yang berbentuk pita, spiral, oval, hingga menyerupai jari manusia. Selain itu, puring dikenal sebagai tanaman yang tangguh menghadapi polusi udara perkotaan. Kemampuannya dalam mendegradasi polutan seperti timbal menjadikannya tanaman wajib untuk rumah-rumah di kota besar.
Jenis Tanaman Puring Terpopuler dan Estimasi Harga 2026
Berdasarkan pantauan pasar di berbagai marketplace Indonesia pada Mei 2026, berikut adalah beberapa jenis puring yang paling banyak diburu kolektor:
| Jenis Puring | Karakteristik Utama | Estimasi Harga (Mata Uang Rupiah) |
|---|---|---|
| Puring Worten | Daun lebar, lancip, warna merah-kuning-ungu pekat. | Rp60.000 – Rp100.000 |
| Puring Apel | Daun membulat unik seperti buah apel. | Rp30.000 – Rp70.000 |
| Puring Jet | Bentuk daun bercabang tiga (tri-lobed). | Rp15.000 – Rp45.000 |
| Puring Kura | Corak daun eksotis menyerupai tempurung kura-kura. | Rp25.000 – Rp150.000 |
Manfaat Kesehatan Tanaman Puring yang Jarang Diketahui
Bukan hanya pemanis mata, puring mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, dan saponin. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatannya:
- Melancarkan Pencernaan: Secara tradisional, rebusan daun puring muda digunakan untuk mengatasi sembelit.
- Obat Demam dan Keringat: Air rebusan ranting muda dipercaya membantu menurunkan suhu tubuh dan melancarkan keluarnya keringat.
- Detoksifikasi Udara: Tanaman ini efektif menyerap unsur logam berat di udara, memberikan kualitas oksigen yang lebih bersih bagi penghuni rumah.
- Kesehatan Mental: Warna-warni cerah dari daun puring terbukti secara psikologis mampu menurunkan tingkat stres.
Tips Merawat Puring Agar Warna Daun Tetap Cerah
Banyak pemilik puring mengeluh warna daunnya memudar menjadi hijau polos. Berikut rahasia perawatannya:
- Cahaya Matahari: Puring membutuhkan sinar matahari langsung minimal 6-8 jam sehari.
- Media Tanam: Gunakan campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.
- Pupuk Pencerah: Gunakan pupuk yang kaya akan unsur Kalium (K) dan Fosfor (P).
People Also Ask (FAQ)
1. Apakah tanaman puring beracun?
Ya, puring mengandung getah yang dapat menyebabkan iritasi kulit. Pastikan jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
2. Berapa kali puring harus disiram?
Cukup siram 1-2 kali sehari tergantung kondisi cuaca.
- Pilih pot dengan drainase yang baik.
- Siapkan lokasi yang terkena matahari pagi.
- Gunakan media tanam gembur.
- Gunakan sarung tangan saat memangkas.
