Jakarta, FaktaBerita—Neraca perdagangan Indonesia Januari 2026 mengalami surplus US$0,95 miliar. Surplus itu berasal dari surplus sektor nonmigas US$3,22 miliar.

Sementara sektor migas defisit senilai US$2,27 miliar. Semua hal itu dipaparkan dalam rilis data neraca perdagangan dari BPS RI (2/3/2026).

Pada Januari 2026, nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar, naik 3,39 persen dibanding Januari 2025. Demikian juga dengan ekspor nonmigas Januari 2026 naik 4,38 persen menjadi US$21,26 miliar. 

Pada Januari 2026, nilai impor mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21 persen dibandingkan Januari 2025. Demikian juga dengan impor nonmigas Januari 2026 naik 16,71 persen menjadi US$18,04 miliar.

Neraca Perdagangan Indonesia – Januari 2026

Komponen Nilai (US$ Miliar) Keterangan
Neraca Perdagangan +0,95 Surplus
Surplus Nonmigas +3,22 Surplus
Defisit Migas -2,27 Defisit
Total Ekspor 22,16 Naik 3,39% (YoY)
Ekspor Nonmigas 21,26 Naik 4,38% (YoY)
Total Impor 21,20 Naik 18,21% (YoY)
Impor Nonmigas 18,04 Naik 16,71% (YoY)
Diolah Menggunakan Open AI



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *