Serulingmas Gandeng FEB UIN Jakarta Telusuri Jejak RM Margono untuk Usulan Pahlawan Nasional
Ilustrasi(Dok Istimewa )

UPAYA mendorong Raden Mas (RM) Margono Djojohadikoesoemo sebagai Pahlawan Nasional kini memasuki tahap penguatan kajian akademik. Kerukunan masyarakat Banyumas yang berhimpun dalam Seruan Eling Banyumas (Serulingmas) menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri (FEB UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta untuk menelusuri secara lebih mendalam rekam jejak perjuangan RM Margono.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat validasi naskah akademik yang menjadi bagian penting dalam proses pengusulan RM Margono sebagai Pahlawan Nasional. Penelitian akan mencakup perjalanan hidup, pemikiran, serta kontribusi RM Margono terhadap perkembangan ekonomi dan keuangan Indonesia.

Sebelumnya, FEB UIN Jakarta telah mengawali kajian melalui Seminar Nasional bertajuk “Perintis dan Kepeloporan RM Margono Djojohadikusumo dalam Meletakkan Fondasi Sistem Keuangan Modern untuk Pembangunan Perekonomian Indonesia”. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-23 FEB UIN Jakarta itu membahas peran RM Margono sebagai salah satu perintis sistem perbankan nasional, ekonomi kerakyatan, dan pengembangan koperasi di Indonesia.

Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ibnu Qizam, mengatakan pihaknya siap melanjutkan hasil kajian tersebut hingga penyusunan dokumen akhir. Untuk memastikan penelitian berjalan terarah, FEB UIN Jakarta membentuk dua kelompok dengan fokus yang berbeda.

“Kami membagi tugas ke dalam dua tim utama, yakni tim peneliti dan tim kajian akademis. Perjalanan sejarah RM Margono harus kita lihat secara utuh dan berkesinambungan,” ujar Prof. Ibnu Qizam dalam keterangannya, Minggu (23/8).

Menurut Prof. Ibnu Qizam, proses pengusulan Pahlawan Nasional tidak cukup hanya mengandalkan penelitian sejarah. Hasil kajian juga perlu disampaikan kepada masyarakat melalui publikasi dan diseminasi agar kontribusi tokoh yang diusulkan dapat dipahami secara lebih luas.

“Pengabdian perlu semacam publikasi dan diseminasi supaya dua hal ini jalan berimbang. Ini penting untuk memberikan kemantapan agar usulan kita dapat diterima dengan baik oleh Pemerintah Pusat,” tegasnya.

Ia juga memastikan penelitian yang dilakukan tidak sekadar memenuhi persyaratan administratif. Tim akademik FEB UIN Jakarta berupaya menghasilkan kajian komprehensif yang dapat memberikan dasar kuat mengenai perjalanan perjuangan dan kontribusi RM Margono.

“Kalau bisa kita melampaui apa yang menjadi standar. Kami ingin menghadirkan penelitian yang komprehensif guna memperkuat validasi perjalanan dan kontribusi besar RM Margono bagi bangsa,” kata Dekan FEB UIN tersebut.

Penelusuran Arsip RM Margono Diperluas

Peneliti tim kajian UIN Jakarta, Titik Nurhayati, menjelaskan bahwa proses penelitian telah memasuki tahap heuristik dan inventarisasi sumber sejarah. Tim saat ini aktif menghimpun data primer maupun sekunder dari sejumlah lembaga yang menyimpan arsip penting mengenai perjalanan RM Margono.

“Kami telah melakukan penelusuran jejak RM Margono di berbagai institusi arsip nasional, termasuk Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), KITLV Jakarta, hingga arsip historis BNI. Langkah ini dilakukan untuk menginventarisasi surat kabar sezaman, dokumen biografi ilmiah, serta catatan perjalanan beliau sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan,” jelas Dr. Titik Nurhayati.

Menurutnya, riset tidak hanya dilakukan melalui sumber-sumber arsip yang berada di Indonesia. Tim juga akan memperluas pencarian ke arsip internasional serta melakukan verifikasi langsung di sejumlah daerah yang berkaitan dengan perjalanan RM Margono, antara lain Madiun, Malang, Cilacap, dan Banyumas.

Seluruh tahapan tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekonstruksi biografi RM Margono secara menyeluruh. Selain itu, tim akan menyusun matriks kelayakan berdasarkan kriteria yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan sebelum dokumen usulan disampaikan secara resmi.

Serulingmas Perkuat Naskah Akademik

Ketua Umum Serulingmas, Wisnu Suhardono, menjelaskan bahwa pelibatan akademisi UIN Jakarta merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengusulan RM Margono. Menurutnya, proses tersebut pada awalnya dilakukan oleh Serulingmas tanpa kerja sama langsung dengan UIN Jakarta.

“Kami mengundang tim UIN Jakarta karena pengusulan RM Margono ini berawal dari Serulingmas. Kita menggandeng teman-teman yang mempunyai keahlian khusus untuk membuat pengusulan ini. Di awal memang belum bekerjasama langsung dengan UIN Jakarta, namun kini kita padukan potensi akademisnya,” jelas Wuryanto.

Ia menilai keterlibatan akademisi diperlukan agar naskah akademik yang disusun memiliki tingkat akurasi dan objektivitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Penilaian di tingkat daerah maupun kabupaten, kata dia, harus dilakukan dengan pendampingan ahli dan melalui proses yang benar-benar teruji.

“Naskah akademik penilaian di kabupaten dengan pendampingan tidak dilakukan penilaian yang seharusnya (asal-asalan). Harus benar-benar sahih dan teruji. Target kami adalah penyempurnaan naskah akademik ini selesai sebelum November,” tambah Wuryanto.

Kerja sama antara Serulingmas dan FEB UIN Jakarta diharapkan menghasilkan dokumen pengusulan Pahlawan Nasional RM Margono Djojohadikoesoemo yang lebih kuat. Dukungan riset sejarah, kajian akademik, penelusuran arsip, serta verifikasi lapangan menjadi bagian dari upaya membangun landasan yang komprehensif sebelum usulan tersebut diajukan kepada pemerintah.

Dengan pendekatan tersebut, rekam jejak RM Margono diharapkan dapat direkonstruksi secara objektif sekaligus menunjukkan kontribusi dan kiprahnya dalam perjalanan sejarah ekonomi serta pembangunan bangsa Indonesia. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *