BNPB Klaim Kepekatan Asap Karhutla di Kalimantan Berangsur Membaik
ilustrasi(Antara)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa kepekatan asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan mulai menunjukkan tren membaik. Meski sempat terjadi penurunan jarak pandang di beberapa titik, aktivitas masyarakat dan sektor transportasi udara dilaporkan tetap berjalan normal.

Kepala BNPB, Suharyanto, menjelaskan bahwa penurunan jarak pandang sempat terjadi di sejumlah wilayah seperti Banjarbaru, Palangka Raya, dan Pontianak. Kondisi ini terpantau terutama pada pagi hari antara pukul 08.00 hingga 10.00 waktu setempat. Namun, seiring berjalannya waktu, jarak pandang berangsur pulih pada siang hari.

Berdasarkan data pemantauan lalu lintas udara pada Minggu (23/8) pagi, aktivitas penerbangan di tiga bandara utama, yakni Bandara Syamsudin Noor (Banjarmasin), Bandara Supadio (Pontianak), dan Bandara Tjilik Riwut (Palangka Raya), masih berlangsung aman dan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Penguatan Layanan Kesehatan

Selain memantau jarak pandang, BNPB berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah untuk memitigasi dampak kesehatan. Fokus utama diberikan kepada kelompok rentan guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan.

“Posko Kesehatan Terpadu diperkuat di daerah terdampak untuk memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan gangguan kesehatan tertentu, mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang diperlukan,” ujar Suharyanto dalam keterangan resminya, Minggu (23/8).

Penanganan Lapangan dan Asap Lintas Batas

Terkait isu asap lintas batas (cross-border haze), pemerintah terus melakukan pemantauan ketat dan koordinasi lintas kementerian/lembaga. Suharyanto membandingkan kondisi di Sumatera yang relatif lebih terkendali karena faktor cuaca yang masih memungkinkan terjadinya hujan.

“Untuk Kalimantan, kita terus memperkuat armada darat, menambah helikopter, dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) mulai berjalan kembali hari ini. Dengan seluruh upaya tersebut, kami optimistis Karhutla di Kalimantan dapat segera kita kendalikan bersama,” tegasnya.

BNPB bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sinergi di lapangan. Upaya terpadu ini diharapkan dapat mempercepat pemadaman titik api sehingga dampak asap terhadap aktivitas harian masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *