
WARGA RT.13, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi sepakat menolak Program Kampung Bahagia yang digaungkan Pemerintah Kota Jambi melalui kepemimpinan Wali Kota Maulana. Penolakan tersebut dikemukakan ratusan warga dalam rapat dihadiri Kepala Kelurahan Sukakarya Debby Mutiara, Sabtu malam (6/6).
Penolakan warga, gegara wilayah mereka masuk dalam Zona Merah Pertamina. Zona merah menyebabkan ratusan sertifikat tanah hak milik (SHM) milik warga diblokir pihak Badan Pertahanan Nasional (BPN), dan tidak bisa dipergunakan untuk berbagai keperluan kehidupan.
“Bagi saya, ini adalah dilema. Satu sisi, saya tidak mau merugikan warga dengan adanya Program Kampung Bahagia dari Pemerintah Kota Jambi. Satu sisi lagi, perjuangan warga menolak zona merah harus tetap jalan. Saya lebih memilih mundur!” ungkap Ketua RT 13 Kelurahan Sukakarya Asep Mulyana di hadapan ratusan warganya pada rapat tersebut.
Namun permohonan pengunduran diri oleh Asep spontan ditolak warga. Dikatakan, sosok Asep sangat dibutuhkan untuk perjuangan membela hak-hak warga RT 13, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, yang saat ini terkebiri oleh penetapan Zona Merah Pertamina.
“Sosok Pak Asep sangat dibutuhkan warga. Termasuk untuk membela dan memperjuangkan hak atas tanah milik warga. Kami menolak permintaan pengunduran diri pak Asep. Bahkan kita justru menolak bantuan Pemerintah Kota Jambi yang dikucurkan melalui program Kampung Bahagia tahun ini,” ungkap warga bernama Suhatman Pisang.
Untuk diketahui, Program Kampung Bahagia digadang-gadang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Jambi di bawah pimpinan Maulana – Diza. Melalui program tersebut, setiap RT dialokasikan dana dengan besaran Rp50 Juta hingga Rp100 Juta, untuk pembangunan kebersihan dan keamanan. “Untuk apa proyek itu, jika kami tidak bahagia!” timpal warga lainnya yang bernama Yanto.
Menurut Suhatman Pisang yang juga didaulat sebagai Ketua Tim Adovokasi warga terdampak penetapan Zona Merah Pertamina, setelah ditandatangani seluruh warga RT 13, penolakan Program Kampung Bahagia tersebut akan disampaikan langsung kepada Wali Kota Jambi Maulana.(E-2)
