Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga
Desk Layanan Terpadu Terintegrasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.(Dok.Diskominfo Kota Bandung)

Untuk mempermudah masyarakat dalam proses pendaftaran sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menghadirkan Desk Layanan Terpadu Terintegrasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Layanan ini menjadi solusi satu pintu bagi berbagai kendala administrasi yang kerap dihadapi calon peserta didik dan orang tua.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Edy Suparjoto Senin (8/6) menjelaskan, sistem SPMB tahun ini tetap melalui lima tahapan utama, yakni pendataan, pendaftaran, seleksi, pengumuman dan daftar ulang. Saat ini, proses telah memasuki tahap pendaftaran tahap pertama yang berlangsung pada 8 hingga 12 Juni 2026.

“Pada tahap ini, pendaftaran dibuka untuk jalur afirmasi bagi keluarga tidak mampu dan jalur prestasi. Yang paling penting, masyarakat harus sudah mengikuti tahap pendataan dan mengunggah seluruh persyaratan,” ungkapnya.

PERSYARATAN UMUM

Edy menyebut, persyaratan umum yang wajib dipenuhi meliputi Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan KTP orang tua. Namun dalam praktiknya, banyak masyarakat yang mengalami kendala pada dokumen tersebut. Untuk itu, layanan terpadu ini melibatkan sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Sosial. Melalui kolaborasi ini, berbagai permasalahan dokumen dapat langsung diselesaikan di lokasi yang sama.

“Misalnya KK rusak atau perlu diperbarui, akta kelahiran belum dibuat, atau ada perubahan data keluarga, bisa langsung ke meja Disdukcapil. Begitu juga dengan masyarakat yang membutuhkan verifikasi data bantuan sosial, bisa langsung dilayani oleh Dinas Sosial,” terangnya.

Tak hanya itu, Disdik  juga menyediakan pendampingan langsung terkait pemilihan sekolah, pemahaman jalur masuk, hingga mekanisme seleksi. Petugas siap membantu orang tua menentukan strategi terbaik sesuai kondisi masing-masing calon siswa. Keluhan paling banyak terkait dengan proses pendataan, tidak bisa login karena data kependudukan belum sinkron, sisanya konsultasi.

“Layanan terpadu ini telah dibuka sejak masa pendataan pada 11 Mei 2026 dan akan berlangsung hingga 28 Juni 2026, atau setelah seluruh tahapan pendaftaran selesai dan memasuki proses seleksi,” tandasnya.

LAMAN RESMI SPMB

Selain layanan langsung lanjut Edy, masyarakat juga dapat mengakses berbagai informasi dan pengaduan melalui laman resmi SPMB Kota Bandung. Di dalamnya tersedia fitur chatbot, pengaduan, serta layanan informasi yang aktif selama 24 jam. Edy mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menawarkan bantuan masuk sekolah melalui jalur tidak resmi.

“Jangan percaya kepada calo SPMB. Semua proses dilakukan secara transparan dan berbasis sistem. Lengkapi syarat, pahami jalur, dan pilih peluang yang paling besar,” tegasnya.

Edy juga mengingatkan orang tua untuk tidak terburu-buru mendaftar di hari pertama, melainkan memantau terlebih dahulu peluang melalui sistem yang tersedia, terutama pada jalur prestasi dan domisili. Khusus untuk jenjang sekolah dasar (SD) faktor usia menjadi penentu utama dalam seleksi, bukan jarak tempat tinggal seperti yang masih sering disalahpahami masyarakat.

“Kami mengajak seluruh warga Kota Bandung untuk memanfaatkan layanan terpadu tersebut apabila mengalami kendala selama proses SPMB. Silakan datang langsung ke Desk Layanan Terpadu SPMB. Kami siap melayani hingga tuntas. Prinsipnya, tidak boleh ada anak usia sekolah di Kota Bandung yang tidak mendapatkan akses pendidikan,” sambungnya. (E-2)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *