
SUNDERLAND berhasil memastikan diri tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak 1973 setelah memetik kemenangan mendebarkan 2-1 atas Chelsea di Stadium of Light. Keberhasilan ini membuat The Black Cats menyamai rekor Wolverhampton Wanderers pada musim 2018/19 sebagai tim promosi yang langsung lolos ke UEFA Europa League di musim perdana mereka di Premier League.
Sunderland memasuki laga penutup ini dengan misi wajib menang demi bisa menyalip posisi Chelsea di klasemen. Setelah sempat tertekan oleh pergerakan awal Cole Palmer dan Enzo Le Fée, tuan rumah perlahan mengambil alih kendali permainan.
Upaya gempuran Sunderland akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-25. Bola liar di dalam kotak penalti langsung disambar oleh Trai Hume dengan tendangan voli first-time yang bersarang di tiang dekat gawang Chelsea. Tertinggal satu gol membuat lini pertahanan Chelsea kian rapuh, yang kini tercatat gagal membukukan clean sheet dalam 16 laga liga terakhir. Sebelum turun minum, Chelsea sempat mendapat peluang emas, namun sundulan João Pedro masih meleset dari sasaran.
Memasuki babak kedua, Sunderland tidak menurunkan intensitas serangan mereka. Kiper Chelsea, Robert Sánchez, sempat melakukan penyelamatan gemilang dalam situasi satu lawan satu melawan Brian Brobbey. Namun tidak lama berselang, keberuntungan berpihak pada tuan rumah. Umpan tarik Brobbey membentur bek Chelsea, Malo Gusto, yang secara tidak sengaja mengarahkan bola ke dalam gawangnya sendiri untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Chelsea langsung merespons cepat enam menit kemudian. Cole Palmer berhasil mengakhiri paceklik golnya dalam 14 pertandingan terakhir untuk klub dan negaranya dengan melepaskan tembakan rendah yang menembus penjagaan kiper Robin Roefs.
Di tengah usaha mengejar ketertinggalan, petaka justru menimpa The Blues. Wesley Fofana harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat menjatuhkan Wilson Isidor. Unggul jumlah pemain membuat Sunderland leluasa menyerang, dan Habib Diarra nyaris menambah keunggulan andai sepakannya di tiang jauh tidak melambung. Hingga peluit panjang dibunyikan, Sunderland sukses mempertahankan keunggulan mereka.
Kemenangan bersejarah ini membawa Sunderland finis di peringkat ketujuh dan berhak atas tiket ke kompetisi Eropa musim depan setelah menutup musim dengan catatan empat laga tak terkalahkan. Sebaliknya bagi Chelsea, hasil mengecewakan ini membuat mereka terlempar ke peringkat ke-10. Sang pelatih, Calum McFarlane, kini harus merelakan posisinya digantikan oleh Xabi Alonso yang sudah dijadwalkan datang untuk menukangi Chelsea musim depan tanpa kompetisi Eropa. (Flash Score/Z-2)
