
AS Roma sukses memastikan diri tampil di Liga Champions musim depan setelah memetik kemenangan berharga 2-0 atas Hellas Verona. Gol dari Donyell Malen dan aksi penutup dari Stephan El Shaarawy menjadi penentu langkah The Giallorossi untuk mengunci posisi empat besar di klasemen akhir Serie A.
Roma menyambangi markas Verona dengan misi wajib menang demi garansi tiket Eropa. Namun, armada Daniele De Rossi harus tampil pincang tanpa Wesley yang terkena sanksi kartu, serta badai cedera yang membekap Evan Ndicka, Lorenzo Pellegrini, Bryan Zaragoza, dan Evan Ferguson. Di sisi lain, Verona yang sudah dipastikan terdegradasi sejak beberapa pekan lalu tampil tanpa beban dan langsung menekan sejak menit awal melalui ancaman Kieron Bowie.
Roma perlahan bangkit dan mulai mengancam. Eksekusi tendangan bebas Paulo Dybala sempat memaksa kiper Verona, Lorenzo Montipò, melakukan penyelamatan akrobatik di bawah mistar gawang. Verona hampir mencuri keunggulan sebelum turun minum, tetapi kiper Roma, Mile Svilar, bergerak sigap melakukan penyelamatan satu lawan satu yang krusial untuk menggagalkan peluang emas Bowie.
Jalannya pertandingan berubah drastis di babak kedua setelah terjadi dua insiden besar dalam waktu yang berdekatan. Pertama, pemain Verona Lautaro Valentini harus diusir keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua karena melanggar Dybala.
Tak lama setelah itu, Video Assistant Referee (VAR) mendeteksi pelanggaran handball yang dilakukan oleh Bowie di dalam kotak terlarang, sehingga membuahkan penalti untuk Roma. Donyell Malen yang maju sebagai algojo sebenarnya mendapati eksekusi penaltinya berhasil ditepis oleh Montipò. Beruntung, bola muntah tersebut berhasil dikuasai kembali berkat bantuan assist Dybala, yang langsung disambar Malen untuk membawa Roma unggul 1-0.
Unggul jumlah pemain membuat Roma kian dominan. Matias Soulé dan Dybala bergantian menguji ketangguhan Montipò yang tampil gemilang di bawah mistar gawang Verona. Malen juga sempat mendapatkan dua peluang emas untuk mengunci kemenangan lebih awal, namun eksekusinya masih meleet dari target.
Roma akhirnya menyempurnakan kemenangan mereka di masa injury time. Stephan El Shaarawy, yang melakoni laga terakhirnya bersama Roma, berhasil mencetak gol penutup. Gol ini lahir dari aksi kerja sama yang luar biasa dengan Dybala, yang dengan penuh kemurahan hati memberikan umpan tumit (back-heel flick) kepada El Shaarawy untuk diselesaikan menjadi gol. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai dan memastikan langkah Roma kembali ke panggung tertinggi antarklub Eropa. (Football-Italia/Z-2)
