Kerusuhan di Prancis Meluas: Balai Kota Bersejarah Limoges Ludes Terbakar Akibat Pembakaran Sengaja
Bangunan bersejarah Balai Kota Limoges di Prancis rusak parah dan ludes terbakar akibat ulah demonstran bermasker. Menteri Dalam Negeri sebut ada unsur pembakaran sengaja.(AFP)

BANGUNAN bersejarah Balai Kota Limoges di Prancis dipastikan rusak parah usai dilalap si jago merah pada Sabtu. Kebakaran besar tersebut diduga kuat dipicu oleh aksi pembakaran yang dilakukan oleh sekelompok demonstran bermasker di tengah gelombang unjuk rasa nasional terkait lonjakan biaya hidup.

Api yang membakar balai kota tampak terus meluas hingga menghanguskan sebagian besar area atap. Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api menggunakan dua selang bertekanan tinggi.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez, mengonfirmasi adanya insiden pembobolan dan aksi pembakaran secara sengaja di dalam area gedung bersejarah tersebut.

Pejabat tinggi wilayah setempat (prefect), Maurice Barate, menyatakan bangunan gedung berusia 143 tahun tersebut kini dalam kondisi rusak parah dan sebagian besar telah hancur.

“Atap gedung telah runtuh menimpa lantai di bawahnya, kecuali di sayap barat, dan dua pertiga dari bagian luar gedung telah hancur,” kata Barate.

Ia mengecam keras kerusakan parah pada bangunan bersejarah tersebut dan menyebut peristiwa ini sebagai “bencana bagi warisan budaya” akibat “tindakan sengaja oleh para perusuh”.

Berdasarkan keterangan para saksi mata, insiden diawali ketika sekelompok demonstran bermasker membakar sebuah mobil polisi yang terparkir di luar gedung balai kota. Kelompok tersebut kemudian memecahkan kaca jendela dan menerobos masuk ke dalam gedung untuk menyalakan api. Aksi perusakan dan penjarahan juga menyasar sejumlah toko di pusat kota Limoges.

Petugas pemadam kebakaran dikerahkan hingga Sabtu malam untuk mengendalikan kobaran api yang membubung tinggi. Ratusan warga berkumpul menyaksikan musibah tersebut dari jarak dekat. Di tengah riuhnya lokasi kejadian, seorang pegawai kotamadya tampak menangis sembari ditenangkan oleh anggota dewan setempat. (AFP/BBC/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *