
PEMERINTAH Kabupaten/Pemkab Brebes, Jawa Tengah, menggelar Sakub Kaligua Festival. Acara berlangsung di Lapangan Objek Wisata (OW) Kaligua, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, selama dua hari, Sabtu–Minggu (17-18/10).
Festival ini menghadirkan beragam kegiatan yang memadukan promosi pariwisata, pelestarian budaya, pengembangan peternakan lokal, hingga penguatan ketahanan pangan. Sejumlah agenda disiapkan antara lain Festival Domba Sakub, Gerakan Pangan Murah, Festival Agrobudaya, pawai budaya, pentas seni, hingga Kaligua Fun Trail Run.
Pembukaan resmi festival dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni, yang hadir mewakili Bupati Brebes. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi wisata alam Kaligua sekaligus mengangkat kekayaan lokal wilayah Brebes Selatan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan, Nunung Nuryantono, menyampaikan bahwa Kabupaten Brebes memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan.
“Wilayah Brebes bagian utara memiliki kekuatan pada sektor pertanian, sedangkan wilayah selatan dikenal dengan potensi sayur-mayur. Perbedaan karakteristik wilayah tersebut menjadi modal penting dalam mendukung ketersediaan pangan,” ujar Nunung, Sabtu (17/10).
Menurut Nunung dengan potensi yang dimiliki, Brebes mempunyai sumber daya yang dapat dioptimalkan. “Ini sekaligus bisa untuk memperkuat ketahanan pangan daerah maupun wilayah yang lebih luas,” jelas Nunung.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diwakili Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul, Dani Kusworo, menekankan pentingnya menjaga dan mengembangkan ternak lokal sebagai aset bangsa yang memiliki nilai ekonomi strategis.
“Brebes memiliki kekayaan sumber daya genetik ternak lokal, di antaranya sapi Jabres, Domba Sakub, dan Domba Tanjung. Keberadaan ternak unggulan tersebut menjadi potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung perekonomian masyarakat, khususnya peternak,” ujar Dani.
Menurut Dani pengembangan ternak lokal merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari kalangan akademisi, pemerintah kabupaten, pemerintah pusat, hingga peternak yang berperan menjaga keberlangsungan populasi ternak unggulan.
“Penetapan rumpun Domba Tanjung juga menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian dan pengembangan sumber daya genetik ternak lokal,” jelas Dani.
Sekda Brebes,Tahroni, mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam Brebes Selatan. Kawasan pegunungan dengan udara sejuk dan bentang alam yang menarik merupakan potensi wisata yang perlu dirawat bersama.
“Kelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan wisata. Dengan ekosistem yang terjaga, potensi wisata alam Kaligua diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tahroni.
Pada hari pertama, pada Sabtu (17/10), kegiatan dimulai dengan pembukaan dan festival yang berlangsung sejak pagi. Agenda dilanjutkan dengan Festival Domba Sakub dan Gerakan Pangan Murah, Festival Agrobudaya, pawai budaya, pembukaan resmi, serta pentas seni budaya dan pengumuman juara.
Pada malam hari, pengunjung dapat mengikuti Sarasehan dan Festival Obor, sebelum menikmati pertunjukan Senandung Jazz Kaligua.
Sementara itu, pada Minggu (18/10/), rangkaian acara dilanjutkan dengan Kaligua Fun Trail Run pada pagi hari, olahraga tradisional dan creative show, serta penutupan festival.
Melalui Sakub Kaligua Festival, potensi wisata alam, budaya, pertanian, dan peternakan lokal diharapkan semakin dikenal masyarakat luas. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menarik kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. (Z-2)
