
Tren berbusana batik kini makin diminati banyak orang, termasuk generasi muda. Tidak lagi terkesan kaku atau hanya untuk acara formal, busana batik bertransformasi menjadi fesyen item yang simpel, modis, dan fleksibel untuk dipakai di berbagai kesempatan.
Tren ini diterjemahkan oleh jenama lokal Rizkya Batik. Dra. Dwi Hendrarti, atau yang akrab disapa Hetty Rizkya selaku Pendiri Rizkya Batik, mengungkapkan bahwa anak muda saat ini sangat menggemari gaya batik yang kasual dan praktis, seperti perpaduan outer batik dengan pakaian polos.
Rizkya Batik menghadirkan batik khas Solo dengan Sogan. “Jadi saya tuh selalu ada kayak sogan-sogannya. Jadi yang saya utamakan itu, yang ada ciri khas Solonya, terutama warna sogannya, jadi walaupun berwarna, tapi ada kayak sogan, ada kayak coklat. Itu dari motif batiknya. Kalau dari ciri khas modelnya, kita selalu up to date mengikuti model baju yang lagi ngetrend,” katanya, di Galeri Rizkya Batik, BSD, Sabtu (17/10).
Batik Sogan ialah salah satu jenis batik klasik. Pada awalnya, proses pewarnaan batik Sogan menggunakan pewarna alami yang diekstraksi dari batang kayu pohon soga. Batang pohon soga sendiri berwarna coklat kekuningan. Sehingga, batik Sogan berwarna demikian.
Dengan memadukan teknik pembuatan klasik dan pendekatan desain modern, Rizkya Batik berhasil menghadirkan koleksi yang elegan, relevan, serta tak lekang oleh waktu. Lewat setiap desainnya, jenama ini ingin menginspirasi masyarakat untuk mengenakan batik bukan sekadar kewajiban, melainkan sebagai wujud kebanggaan atas warisan budaya.
Sejak pertama kali didirikan oleh Hetty Rizkya pada 2010 di Solo, Rizkya Batik terus menghadirkan batik yang trendi agar disukai semua kalangan. Novana Sandra Dewi, Chief Executive Officer (CEO) Rizkya Batik, menceritakan bahwa usaha yang dirintis dari garmen skala kecil di Solo ini kini telah berekspansi. Saat ini, Rizkya Batik sudah hadir di 5 gerai di Thamrin City, hadir di 10 gerai Sogo Department Store (5 di antaranya di Jakarta), serta merambah berbagai kota di antaranya Samarinda, Surabaya, sejumlah kota di antaranya Medan, Samarinda, Surabaya, dan lainnya. Selain itu, juga diresmikannya Galeri Rizkya Batik di BSD pada Sabtu (17/10).
“Semoga peresmian galeri baru ini menjadi pintu pembuka untuk hadirnya galeri-galeri Rizkya Batik berikutnya di berbagai wilayah. Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia dengan menunjukkan bahwa batik bisa diterima dengan baik, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Saat ini kami juga sudah mulai merambah ke pasar Malaysia,” ungkap Nova.
Rizkya Batik memadukan teknik klasik dengan pendekatan desain modern, menjadikan batik sebagai pilihan gaya yang relevan, elegan, dan tidak lekang oleh waktu. Lewat setiap karyanya, Rizkya Batik mengajak masyarakat untuk memakai batik bukan karena kewajiban, tapi karena kebanggaan.(H-2)
