Chaca Visual Ungkap Kunci Sukses Jadi Kreator Drama Couple di Sosmed Dari Nol
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KONTEN drama couple belakangan menjadi salah satu format yang banyak menarik perhatian pengguna media sosial. Cerita sederhana tentang hubungan, interaksi pasangan, hingga adegan yang dibuat dekat dengan kehidupan sehari-hari kerap membuat penonton penasaran mengikuti video demi video.

Di tengah ramainya tren tersebut, nama Chaca Visual menjadi salah satu kreator yang ikut mengeksplorasi konten drama comedy dan drama couple di media sosial. Memiliki nama asli Anisa Putri, Chaca mulai aktif membuat konten sejak masa pandemi Covid-19.

Perjalanan itu tidak langsung berjalan mulus. Chaca mengawali aktivitasnya dari konten sederhana bersama Omped Visual dan teman-temannya. Dari sana, ia mulai menemukan gaya konten yang membuat dirinya nyaman sekaligus mendapatkan respons dari penonton.

“Awalnya memang dari konten komedi. Waktu Covid-19, saya mulai sering membuat drama comedy bersama Omped Visual dan teman-teman,” ujar Chaca Visual.

Dari konten-konten tersebut, Chaca kemudian semakin tertarik mengembangkan cerita yang memiliki unsur interaksi antarkarakter. Format drama couple pun menjadi salah satu jenis konten yang ia eksplorasi.

Menurut Chaca, salah satu hal yang membuat drama couple menarik adalah adanya cerita yang mudah dipahami penonton. Meski dikemas dalam video singkat, sebuah konten tetap membutuhkan alur agar penonton tertarik mengikuti sampai akhir

“Kalau membuat drama couple, menurut saya ceritanya harus dibuat menarik. Walaupun videonya singkat, tetap harus ada alurnya supaya orang penasaran sampai selesai,” katanya.

Bukan hanya soal cerita, chemistry antara orang-orang yang terlibat dalam video juga menjadi bagian penting. Interaksi yang terlihat natural dapat membuat sebuah konten terasa lebih dekat dengan penonton.

Chaca mengatakan proses pembuatan drama tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada kalanya ide yang sudah dipersiapkan justru berkembang ketika proses syuting berlangsung.

“Kadang sudah punya konsep dari awal, tapi saat syuting bisa muncul ide lain. Justru hal-hal spontan seperti itu kadang membuat videonya lebih seru,” ungkapnya.

Perjalanan Chaca sebagai kreator pun tidak berhenti pada drama couple. Ia juga mencoba berbagai jenis konten lain, seperti review, dance dan lifestyle. Eksplorasi tersebut dilakukan agar dirinya tidak terpaku pada satu format saja.

“Selain drama, saya juga membuat konten review, dance dan lifestyle. Saya memang suka mencoba berbagai jenis konten supaya tidak monoton,” tuturnya.

Konsistensi menjadi salah satu hal yang menurut Chaca sangat berpengaruh dalam perjalanan membangun akun media sosial dari nol. Baginya, seorang kreator tidak bisa hanya mengandalkan satu video yang viral. “Menurut saya kuncinya konsisten. Jangan cuma semangat ketika satu video ramai, lalu berhenti ketika video berikutnya tidak ramai,” kata Chaca

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari pengalamannya sendiri. Chaca memulai perjalanan di media sosial ketika belum memiliki basis pengikut yang besar. Ia harus membangun audiens secara bertahap melalui konten yang dibuat secara rutin. Seiring berjalannya waktu, kerja keras tersebut mulai menunjukkan hasil. Akun TikTok @chaca_visual kini telah memiliki sekitar 1,1 juta pengikut. Angka tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Chaca setelah memulai semuanya dari nol.

“Dulu saya juga tidak pernah membayangkan bisa sampai satu juta lebih followers. Pastinya senang, tetapi saya juga merasa masih banyak yang harus dipelajari,” ujarnya.

Bagi Chaca, jumlah pengikut bukan satu-satunya ukuran dalam perjalanan seorang kreator. Respons penonton terhadap setiap konten juga menjadi bagian penting yang dapat membantu dirinya memahami apa yang disukai audiens.

“Kalau ada konten yang ramai, saya lihat apa yang membuat orang tertarik. Kalau kurang ramai, saya juga coba evaluasi. Dari situ bisa belajar lagi,” tuturnya.

Selain TikTok, Chaca Visual juga membangun kehadirannya di platform lain. Akun Instagram @chacaa_visual kini memiliki sekitar 12,8 ribu pengikut, sementara kanal YouTube @chaca_visual25 telah memiliki sekitar 140 ribu subscriber.

Keberadaan di berbagai platform membuat Chaca memiliki kesempatan untuk menghadirkan konten dengan format yang berbeda. Namun, drama comedy dan drama couple tetap menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan awalnya sebagai kreator. “Setiap platform mungkin punya penonton yang berbeda, tapi saya tetap ingin membuat konten yang bisa menghibur. Saya juga ingin orang yang menonton merasa relate dengan ceritanya,” ungkap Chaca.

Perjalanan membangun konten dari nol juga membuat Chaca semakin memahami pentingnya membaca tren tanpa kehilangan karakter. Menurutnya, mengikuti tren memang bisa membantu sebuah konten mendapatkan perhatian, tetapi kreator tetap perlu memiliki ciri khas.

“Tren memang penting untuk diikuti, tetapi jangan sampai kita hanya ikut-ikutan. Tetap harus ada gaya kita sendiri supaya orang bisa mengenali konten yang kita buat,” katanya.

Kini, Chaca masih ingin mengembangkan konten drama couple dan berbagai format lainnya. Ia juga ingin terus mencoba konsep baru agar perjalanan kreatifnya tidak berhenti pada pencapaian yang sudah diraih.

“Saya masih ingin belajar dan mencoba lebih banyak konsep. Semoga bisa terus membuat konten yang menarik dan menghibur penonton,” ujar Chaca. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *