
JENAZAH Jumbrik, 52, seorang anak buah kapal (ABK) KM Virgo asal Kabupaten Lamongan yang menjadi korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan laut, akhirnya dimakamkan pada Rabu (23/9) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sumberejo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Ketua Masjid Darush Shofa, Hanif Fakhrudin, mengungkapkan bahwa kepulangan jenazah almarhum ke rumah duka di Perumahan Made Great Resident, Desa Made, terjadi pada siang hari setelah melalui tahapan identifikasi tim medis di Kalimantan Tengah.
“Setelah diidentifikasi, jenazah dipulangkan dan tiba di rumah duka sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar Hanif.
Setibanya di rumah duka, kerabat bersama warga sekitar menyempatkan diri menyalatkan jenazah di Masjid Darush Shofa. Prosesi pengantaran ke peristirahatan terakhir di TPU Desa Sumberejo dilangsungkan sekitar pukul 14.00 WIB.
Pesan Terakhir Korban Sebelum Musibah
Di balik musibah tragis ini, Hanif menceritakan bahwa almarhum sempat melakukan komunikasi terakhir dengan istrinya. Jumbrik mengeluhkan kondisi fisik yang tidak biasa serta menitipkan pesan kepada keluarga.
“Almarhum sempat menelepon istrinya. Katanya tidak bisa tidur dan meminta doa. Setelah itu tidak ada kabar sampai akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal,” ungkapnya.
Semasa hidupnya di lingkungan tempat tinggal, Jumbrik dikenal sebagai pribadi yang hangat, ramah, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan di tengah masyarakat. (Ant/E-4)
