
TIM SAR gabungan mengevakuasi sesosok jenazah perempuan tanpa identitas yang ditemukan di pesisir Pantai Nyang Nyang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu (24/10). Jenazah yang diduga merupakan warga negara asing (WNA) tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang pemancing.
Informasi penemuan jenazah diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 17.20 WITA dari Kelian Desa Pecatu, Resana. Berdasarkan kronologi kejadian, pemancing menemukan jasad tersebut di pinggir pantai sekitar pukul 16.50 WITA dan segera melaporkannya kepada pihak berwajib serta perangkat desa setempat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan lima personel menuju lokasi kejadian pada pukul 17.40 WITA setelah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Pecatu dan pihak ambulans.
Proses Evakuasi dan Identifikasi Awal
Tim SAR tiba di lokasi setengah jam kemudian dan langsung melakukan pembagian tugas bersama unsur gabungan lainnya. Berdasarkan pengamatan fisik di lapangan, korban diduga kuat merupakan warga negara asing jika dilihat dari ciri-ciri warna kulit dan wajah.
Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wahyu Sidiarta, menjelaskan bahwa proses penanganan di lokasi hingga evakuasi memakan waktu sekitar dua jam. Jenazah berhasil diangkat dari pesisir pantai pada pukul 19.30 WITA.
“Kita evakuasi kurang lebih dua jam, dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Sanglah dengan menggunakan ambulance Yayasan Masjid Alfatah,” ujar Wahyu Sidiarta.
Data Operasi SAR Pantai Nyang Nyang
| Keterangan | Detail Informasi |
|---|---|
| Lokasi Penemuan | Pesisir Pantai Nyang Nyang, Desa Pecatu, Badung |
| Waktu Penemuan | Sabtu (24/10), Pukul 16.50 WITA |
| Waktu Evakuasi Selesai | Pukul 19.30 WITA |
| Identitas Korban | Perempuan (Tanpa Identitas), Diduga WNA |
| Tujuan Evakuasi | RSUP Sanglah, Denpasar |
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian serta identitas lengkap korban belum diketahui. Penanganan lebih lanjut kini diserahkan kepada pihak kepolisian sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Operasi evakuasi ini melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Polsek Kuta Selatan, Polair Kuta Selatan, Inafis Polda Bali, Balawista Badung, perangkat Desa Pecatu, serta masyarakat setempat. (RS/I-1)
