
POLITISI Anies Baswedan kini punya hobi baru. Ia kerap membagikan ulasan-ulasannya usai menonton film Indonesia. Tak tanggung-tanggung, Anies pun bahkan kini punya akun Letterboxd, sebuah platform yang biasanya digunakan untuk membuat ulasan film oleh para sinefil.
Kerap kali, Anies menulis ulasan tentang film dengan cara unik dan memberikan analisa mendalam serta substantif mengenai isu yang dibawa oleh filmnya. Baru-baru ini, Anies pun menyaksikan film Bapak Paling Jujur, sebuah drama komedi yang juga membawa satir komedi politik.
Di film itu, ada sebuah program Rumah Bersubsidi Gratis (RBG), yang tampak mirip dengan program yang pernah diusungnya saat maju sebagai Gubernur DKI Jakarta, Rumah DP 0%. Saat ditanya apakah Anies merasa tersinggung dengan program RBG yang ada di film, Anies pun memberikan pandangannya.
“Film ini membawa kita semua untuk refleksi. Bukan saja pada peristiwa-peristiwa politik. Saya perhatikan, seperti tidak ada jedanya. Semua rangkaian itu selalu bersinggungan dengan peristiwa politik. Walaupun pakai namanya Jakarta, tapi nyambungnya ke mana-mana, sampai ke nasional, bahkan ke daerah lain, ada istri Gubernur yang luar biasa,” ungkap Anies Baswedan saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis, (22/10).
Bagi Anies, film Bapak Paling Jujur pun bisa menjadi refleksi tentang kejujuran, salah satu permasalahan yang juga kerap ditemui di kehidupan sehari-hari, termasuk untuk pejabat publik.
“Kalau Anda punya minat di urusan politik, film ini lebih menghibur lagi,” ungkap Anies.
Namun, yang paling menyentil Anies di film tersebut adalah di bagian akhir filmnya, terkait hasil pemilu.
“Paling nyentil di akhir sih. Ketika bicara tentang hasil pemilu. Saat dibilang bahwa ‘yang percaya kurang banyak’. Tapi terus bilang, ‘yang penting jujur’. Saya rasa itu yang paling berat. Ketika selesai proses kampanye, selesai proses pemilihan, calon dan timnya tidak malu menceritakan semua proses. Dan itu artinya dikerjakan dengan benar. Itu yang paling nyentil saya,” papar Anies. (H-3)
