
PASANGAN ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Leani Ratri Oktila dan Hikmat Ramdani, mencetak sejarah besar dengan meraih medali emas di Asian Para Games 2026, Nagoya, Jepang, Jumat (23/10). Kemenangan ini memastikan dominasi Ratri yang sukses menyabet medali emas di nomor ganda campuran dalam empat edisi Asian Para Games berturut-turut.
Berlaga di partai final kelas SL3-SU5, Ratri/Hikmat harus melalui perjuangan sengit selama 51 menit melawan wakil India, Thulasimathi Murugesan/Nitesh Kumar. Sempat tertinggal 11-21 di gim pertama, pasangan peraih emas Paralimpiade Paris 2024 ini bangkit dan membalikkan keadaan dengan skor 21-19 dan 21-14 pada dua gim berikutnya.
Ratri mengakui bahwa tekanan di lapangan sangat besar, terutama setelah ia gagal meraih emas di nomor tunggal putri pada hari yang sama. “Secara pribadi, saya dan Hikmat memang sudah menargetkan emas. Cuma, saya tidak menyangka tekanan di dalam lapangan sebesar ini,” ujar Ratri. Ia menambahkan bahwa ketenangan di gim kedua menjadi kunci keberhasilan mereka keluar dari tekanan.
Hikmat Ramdani juga menyoroti pentingnya komunikasi dan dukungan penonton Indonesia di tribun. Meski suasana sempat hening saat mereka tertinggal jauh, sorakan pendukung kembali membakar motivasi mereka di poin-poin kritis. “Saya mencoba tenang dan lebih banyak berkomunikasi di lapangan untuk mencari kemenangan,” kata Hikmat.
Keberhasilan di Nagoya memperpanjang rekor impresif Leani Ratri Oktila. Sejak debutnya di Incheon 2014, ia tidak pernah absen meraih emas ganda campuran. Hingga edisi 2026, Ratri telah mengoleksi total 12 medali Asian Para Games yang terdiri dari enam emas, empat perak, dan dua perunggu.
Koleksi Medali Asian Para Games Leani Ratri Oktila:
- Incheon 2014: 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu
- Jakarta 2018: 2 Emas, 1 Perak
- Hangzhou 2022: 2 Emas, 1 Perak
- Nagoya 2026: 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu
Setelah menuntaskan misi di Jepang, Ratri dan Hikmat kini membidik sasaran berikutnya, yakni Paralimpiade Los Angeles 2028. Ratri berharap kondisi fisiknya tetap prima untuk bisa mempertahankan prestasi di level tertinggi dunia tersebut. “Target saya sekarang otomatis bisa tampil di LA,” tegasnya. (Z-10)
