
ALWI Farhan dan Putri Kusuma Wardani atau Putri KW gagal melangkah ke semifinal Prancis Terbuka 2026 setelah menelan kekalahan pada babak perempat final di Arena Grand Paris, Paris, Prancis, Jumat (23/10).
Alwi Farhan lebih dulu tersingkir setelah kalah dari wakil Tiongkok, Hu Zhe An, dalam dua gim langsung dengan skor 19-21, 12-21. Kekalahan itu terjadi setelah Alwi sempat unggul cukup jauh pada gim pertama.
Pebulu tangkis asal Surakarta, Jawa Tengah, tersebut mengaku kehilangan momentum saat memimpin 14-8. Situasi itu membuatnya kesulitan menemukan kembali permainan terbaik hingga akhir pertandingan.
“Sangat disayangkan, saya sempat unggul jauh 14-8 di gim pertama, tetapi kehilangan momentum dan susah untuk mencarinya lagi. Sepanjang sisa laga, saya merasa tertekan dan sangat sulit mencari titik balik,” kata Alwi dalam keterangannya.
Alwi Farhan juga mengakui kondisi fisiknya tidak sebugar pekan sebelumnya. Ia menilai hal tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dievaluasi bersama pelatih setelah tersingkir dari turnamen tersebut.
“Saya sudah berusaha, tetapi kondisi badan ternyata juga tidak se-fit minggu lalu. Mungkin saya kurang bisa mengelola itu semua. Saya akan belajar dan berjuang lagi ke depan,” ujarnya.
Alwi Farhan mengaku belum bisa memastikan penyebab hilangnya momentum pada gim pertama. Ia berencana berdiskusi dengan pelatih untuk mengevaluasi penampilannya. Selain itu, ia menilai Hu Zhe An menunjukkan peningkatan permainan dan kepercayaan diri saat bersaing di level atas.
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani juga gagal melaju ke semifinal setelah kalah dari wakil Jepang, Hina Akechi, dengan skor 17-21, 18-21.
Putri KW mengakui permainan Akechi yang rapi dan akurat membuatnya kesulitan mengembangkan permainan. Meski sudah berusaha menjauhkan bola dari jangkauan lawan, Putri KW tetap kesulitan mengatasi tekanan sepanjang pertandingan.
“Saya sudah menyiapkan diri untuk bermain capek, tetapi Akechi bermain sangat rapi, sangat aman, dan penuh akurasi dalam pukulannya. Saya benar-benar terpontang-panting, terutama di gim kedua, karena dia berhasil menjauhkan bola dari jangkauan saya,” kata Putri KW.
Ia menambahkan, ketangguhan Akechi membuatnya kesulitan menjaga fokus. Pertandingan tersebut juga menjadi pertemuan pertama mereka, sehingga Putri menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi pertemuan berikutnya.
“Untuk pertemuan pertama dengan dia, ini menjadi pelajaran penting untuk pertemuan selanjutnya,” ujarnya.
Putri KW juga menilai kemenangan Akechi atas wakil Tiongkok, Wang Zhi Yi, pada babak sebelumnya turut meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri lawannya.
Di tengah tersingkirnya Alwi Farhan dan Putri KW, Indonesia masih memiliki wakil di nomor tunggal putra melalui Moh Zaki Ubaidillah. Pebulu tangkis asal Sampang, Jawa Timur, itu memastikan tempat di semifinal setelah mengalahkan wakil Taiwan, Chi Yu Jen, dengan skor 21-15, 21-13. (H-4)
