
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang melaporkan hingga Kamis (22/10) pukul 20.43 WIB, belum terdeteksi gempa susulan di Provinsi Bengkulu setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 terjadi pada sore hari pukul 17.57 WIB.
Berdasarkan data teknis, titik lokasi gempa berada pada koordinat 3.11 Lintang Selatan dan 102.14 Bujur Timur. Pusat gempa teridentifikasi berada di darat, tepatnya 6 kilometer arah barat laut Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, dengan kedalaman mencapai 120 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika Kepahiang, Anton Sugiharto mengonfirmasi bahwa meskipun guncangan cukup terasa, aktivitas seismik susulan belum terpantau. Namun, pihak BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap potensi pergerakan lempeng di wilayah tersebut.
“Memang benar baru terjadi gempa bumi. Potensi tetap ada, masih kita monitoring terus sampai saat ini belum ada gempa susulan,” ujar Anton Sugiharto saat memberikan keterangan di Kota Bengkulu, Kamis (22/10).
Guncangan gempa magnitudo 5,2 tersebut dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah, antara lain:
- Kabupaten Lebong (Pusat Gempa)
- Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong
- Kabupaten Bengkulu Utara
- Kota Bengkulu
Pihak BMKG mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Bengkulu untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Anton menekankan pentingnya memahami langkah-langkah mitigasi bencana secara mandiri guna meminimalisir risiko.
Masyarakat diminta untuk selalu mempersiapkan diri melakukan evakuasi mandiri apabila merasakan guncangan yang signifikan. Selain itu, warga diingatkan agar tidak mudah terpancing oleh informasi atau isu-isu yang tidak bertanggung jawab (hoaks) yang sering beredar pasca-gempa.
Berdasarkan data historis BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang, sepanjang Januari hingga Desember 2025, wilayah Bengkulu telah diguncang sebanyak 627 kejadian gempa bumi. Dari jumlah tersebut, 32 kejadian di antaranya merupakan gempa yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Karakteristik Gempa di Wilayah Bengkulu
Secara umum, aktivitas seismik di Provinsi Bengkulu didominasi oleh gempa bumi berkedalaman dangkal dengan rentang magnitudo antara 2,0 hingga 4,0. Wilayah yang tercatat memiliki frekuensi kegempaan cukup tinggi meliputi:
- Pulau Enggano (Kabupaten Bengkulu Utara)
- Kabupaten Seluma
- Kabupaten Bengkulu Selatan
- Kabupaten Kaur
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa magnitudo 5,2 di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu tersebut.(Ant/H-4)
