Anggota DPR Australia Helen Haines Ditabrak Mobil, Kota Wangaratta Syok
Anggota parlemen Australia Helen Haines harus menjalani amputasi kedua kaki usai diserang. Warga kota Wangaratta terkejut atas insiden tersebut.(AFP)

KOTA pedesaan Wangaratta di Victoria, Australia, mendadak menjadi sorotan publik. Warga kota berpopulasi sekitar 30.000 jiwa yang biasanya disibukkan kunjungan wisatawan kilang anggur dan festival musik jazz tersebut kini berada dalam kondisi terguncang setelah insiden tragis menimpa wakil rakyat mereka.

Anggota parlemen independen, Helen Haines, menjadi korban serangan mobil yang disengaja di luar kantornya pada Senin sore. Akibat penabrakan tersebut, politisi yang dikenal ramah ini diterbangkan ke Melbourne dan harus menjalani amputasi pada kedua kakinya.

Gubernur Jenderal Australia, Sam Mostyn, menyatakan masyarakat sangat terkejut dan sulit memahami skala tragedi tersebut. Suami korban, Phil Haines, menyampaikan dua bagian terpenting dari istrinya, yaitu hati dan pikirannya, masih dalam kondisi baik meski proses pemulihan akan berjalan panjang dan sulit.

Pihak Kepolisian Victoria telah menahan seorang pria lokal bernama Brendan Nugent. Ia dijerat sedikitnya tiga dakwaan, termasuk sengaja menyebabkan bahaya, sementara dakwaan tambahan seperti percobaan pembunuhan masih dalam pertimbangan.

Masyarakat setempat mengaku tidak habis pikir mengapa politisi senior tersebut menjadi sasaran. Jane Hill, seorang pemilik toko hadiah di dekat lokasi kejadian, menggambarkan Haines sebagai sosok yang sangat baik dan selalu hadir dalam berbagai kegiatan komunitas.

Haines pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen pada 2019. Mantan perawat dan bidan ini dikenal luas atas perjuangannya mendirikan komisi komisi anti-korupsi nasional yang resmi beroperasi pada 2023 di bawah pemerintahan Perdana Menteri Anthony Albanese. Selain itu, ia gigih memperjuangkan anggaran perumahan, jalur kereta api, dan fasilitas kesehatan untuk daerahnya.

Wali Kota Irene Grant memuji kepemimpinan Haines yang dinilainya berkomitmen tinggi pada isu iklim dan hak-hak masyarakat adat. Komisaris Polisi Victoria, Mike Bush, juga mencatat dukungan besar yang diberikan Haines kepada kepolisian saat insiden penembakan dua petugas di Porepunkah tahun lalu.

Sikap Haines di lokasi kejadian mendapat simpati mendalam dari warga yang menolongnya. Meski menderita luka parah, ia tetap bersikap tenang dan menyampaikan terima kasih kepada warga yang memberikan pertolongan pertama. Jacklyn Black dan Cody Lepoidevin, warga yang berada di lokasi, mengaku kagum dengan ketabahan Haines saat menunggu bantuan medis.

Ketangkasan warga juga terlihat saat kejadian. Ricky Jefferies, pemilik pangkas rambut di sebelah kantor Haines, berhasil melumpuhkan dan menahan pelaku di lokasi hingga polisi tiba.

Dukungan moral terus mengalir deras di Wangaratta. Ratusan warga menghadiri doa bersama di Katedral Anglikan Holy Trinity untuk menyalakan lilin dan memberikan penghormatan bagi Haines. Phil Haines mengonfirmasi telah menerima ribuan pesan dukungan dan menegaskan bahwa istrinya adalah seorang pejuang yang akan melewati masa-masa sulit ini. (BBC/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *