Polisi Buru Pemilik 21 Jeriken Pertalite yang Ditemukan di Lahan Kosong Dusun Batu Butir
Kasus temuan 21 jeriken BBM Pertalite tak bertuan di lahan kosong Desa Kekait ke Mataram, NTB.(Dok. Antara)

KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, resmi menyerahkan penanganan kasus temuan 21 jeriken berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (19/10).

Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi menyatakan bahwa pelimpahan kasus ini dilakukan kepada Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Mataram. Selain 21 jeriken berisi BBM, polisi juga menyerahkan 19 jeriken kosong yang ditemukan di lokasi yang sama sebagai barang bukti.

“Kami serahkan ke Unit Tipidter di bawah Satreskrim Polresta Mataram,” ujar AKP Imran Rosyadi di Mataram, Senin.

Keputusan pelimpahan ini didasari oleh kendala dalam mengungkap identitas pemilik puluhan jeriken tersebut. Selain itu, faktor keamanan menjadi pertimbangan utama karena kondisi cuaca panas di Mapolsek Gunungsari dikhawatirkan dapat memicu kebakaran pada tumpukan BBM tersebut.

Berdasarkan rangkaian pengumpulan informasi, warga sekitar hanya melaporkan adanya aktivitas mencurigakan dari tiga kendaraan yang sering terparkir di lokasi temuan. Namun, hingga saat ini belum ada saksi yang mengetahui secara pasti siapa pemilik maupun motif penyimpanan BBM di lahan terbuka tersebut.

“Jadi, tidak ada orang yang tahu ini (jeriken) punya siapa,” ucap Imran menambahkan.

Sebelumnya, puluhan jeriken berwarna biru dengan kapasitas masing-masing 25 liter tersebut diamankan petugas pada 13 Oktober 2026. Penemuan ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa khawatir melihat tumpukan jeriken di lahan kosong Dusun Batu Butir, Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari.

Hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra belum memberikan tanggapan resmi terkait kelanjutan penyelidikan atas penyerahan barang bukti temuan BBM tersebut. (Ant/Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *