Nottingham Forest vs Arsenal: Oliver Glasner Sebut Kekalahan Nottingham Forest dari Arsenal Terasa Tidak Adil
Pelatih Nottingham Forest, Oliver Glasner, merasa hasil kekalahan 1-0 dari Arsenal terasa tidak adil. Ia menyoroti kegagalan tim memanfaatkan peluang.(Forest TV)

MANAJER Nottingham Forest, Oliver Glasner, mengakui hasil kekalahan tipis dari Arsenal terasa tidak adil bagi timnya. The Garibaldi harus merelakan poin hilang di kandang sendiri setelah ditaklukkan oleh sang juara bertahan lewat gol larut di babak kedua.

Dalam laga yang berlangsung di markas Forest tersebut, tuan rumah sejatinya mampu menciptakan sejumlah peluang dan meredam alur serangan lawan. Arsenal bahkan dicatat hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran (shot on target) sepanjang pertandingan. Namun, tembakan terarah dari Noni Madueke yang sempat membentur pemain Forest justru menjadi pembeda dan memastikan kemenangan tim tamu.

Usai pertandingan, Glasner menekankan pentingnya bagi skuad untuk tetap bersatu. Kendati kecewa dengan hasil akhir, pelatih asal Austria tersebut melihat ada banyak hal positif yang ditunjukkan para pemainnya di lapangan, terutama dari segi performa permainan.

“Hasil ini terasa tidak adil. Kami telah memberikan usaha yang luar biasa dan menunjukkan beberapa performa individu yang hebat, lalu para pemain menjalankan rencana permainan ke tingkat tertinggi,” kata Glasner.

Ia menyesalkan satu-satunya tembakan tepat sasaran milik Arsenal justru berbuah gol yang memupus harapan timnya meraih poin. Menurutnya, lini pertahanan Forest sebenarnya sukses menutup ruang gerak para pemain lawan.

“Itu adalah satu-satunya tembakan tepat sasaran mereka dan kami kalah dalam pertandingan. Mereka tidak menemukan ruang (di lapangan). Di sisi lain, kami menciptakan cukup peluang. Jika Anda memiliki momen-momen seperti ini melawan tim juara, Anda harus memanfaatkannya, jika tidak, Anda tidak bisa menang,” ujar Glasner menegaskan.

Masalah efektivitas penyelesaian akhir diakui Glasner masih menjadi kendala utama timnya dalam beberapa laga terakhir. Kendati demikian, ia optimistis tren positif dan hasil yang diinginkan akan segera datang jika performa tim terus dipertahankan.

“Kami mengalami hal ini di setiap pertandingan di mana kami memiliki momen-momen kami, tetapi kami tidak memanfaatkannya. Tentu ada banyak sinyal positif, tetapi hasilnya sangat frustrasi. Saya katakan kepada para pemain bahwa kami harus tetap bersatu dan mengambil banyak hal positif dari pertandingan ini, dan saya tahu hasilnya akan datang untuk kami,” ucap sang pelatih kepala.

Kekalahan ini menjadi kekalahan ketiga secara beruntun yang dialami Nottingham Forest. Meski mengakui catatan tersebut tidak bisa diterima, Glasner tetap melihat adanya peningkatan kualitas permainan tim secara konsisten.

“Saya melihat komitmen dari para pemain, dan saya sangat yakin kami akan mendapatkan hasil yang kami inginkan. Mengalami tiga kekalahan beruntun bukanlah hal yang dapat kami terima, tetapi performa tim semakin lama semakin membaik,” tuturnya.

Pada pertandingan tersebut, Forest juga harus tampil tanpa gelandang andalan mereka, Morgan Gibbs-White, yang absen akibat cedera ringan usai laga melawan Crystal Palace. Glasner mengonfirmasi bahwa keputusan untuk memarkir sang pemain diambil guna menghindari risiko cedera yang lebih parah.

“Saya tidak ingin mengambil risiko apa pun. Dia sedikit merasakannya. Kami memiliki pertandingan lain yang akan datang melawan Ipswich, dan saya memutuskan untuk tidak memainkannya tetapi menyiapkannya untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” jelas Glasner.

Ia menambahkan, kehadiran Gibbs-White sebenarnya sangat dibutuhkan untuk memberikan dampak besar di laga-laga krusial. Meski begitu, ia juga memuji penampilan Nicolás Domínguez yang dipercaya tampil menggantikan peran di lini tengah.

“Kita tahu Morgan dalam pertandingan seperti ini bisa memberikan dampak untuk membantu kami. Nicolás Domínguez memainkan pertandingan yang hebat dan membawa energi yang luar biasa ke dalam permainan,” pungkasnya. (Nottingham Forest/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *