
JUVENTUS harus menelan kekalahan pahit usai dihancurkan Lazio dengan skor telak 0-3 di markas sendiri dalam lanjutan Serie A. Dua pemain asal Denmark, Oliver Provstgaard dan Gustav Isaksen, serta gol penutup dari Fisayo Dele-Bashiru memastikan kemenangan meyakinkan bagi tim tamu di Turin.
Bianconeri sebenarnya datang dengan modal positif usai meraih kemenangan 2-1 atas Celta Vigo di Liga Europa pertengahan pekan. Namun, performa mereka di Serie A masih belum stabil setelah hanya mencatatkan satu kemenangan dalam empat laga terakhir. Juventus tampil tanpa diperkuat Kenan Yildiz, Manuel Locatelli, Khephren Thuram, Jeff Ekhator, dan Kamil Grabara. Pelatih Luciano Spalletti juga harus absen mengawal tim dari pinggir lapangan akibat sanksi larangan mendampingi tim, sehingga posisinya digantikan oleh asisten pelatih Marco Domenichini.
Di sisi lain, Lazio tampil ambisius untuk mengamankan poin penuh demi menjaga posisi di puncak klasemen bersama Inter Milan. Tim tamu tampil tanpa Albert Gudmundsson, Matteo Cancellieri, Nicolo Rovella, Alessio Furlanetto, dan Adam Marusic.
Juventus sempat menggebrak pada menit ke-24 lewat Randal Kolo Muani yang menggetarkan jala gawang lawan, tetapi gol tersebut dianulir karena ia sudah berada dalam posisi offside saat menerima umpan Nico Gonzalez. Kolo Muani kemudian kembali membuang peluang saat gagal menyambar bola hasil eksekusi tendangan bebas Gonzalez di tiang jauh.
Lazio akhirnya memecah kebuntuan dari skema sepak pojok pendek. Umpan silang Mattia Zaccagni berhasil disambar oleh sundulan Provstgaard dari jarak enam yard yang berada di antara pengawalan Gleison Bremer dan Jhon Lucumi untuk membawa tim tamu unggul 1-0. Lazio nyaris menambah keunggulan ketika umpan silang Nuno Tavares membentur Bremer dan memantul ke atas mistar gawang.
Memasuki babak kedua, Juventus memasukkan Nick Woltemade menggantikan Kerim Alajbegovic dan mengubah formasi menjadi 4-4-2. Keputusan ini hampir membuahkan hasil ketika umpan terobosan Kolo Muani berhasil diteruskan Woltemade, meski tembakannya masih menyamping di tiang dekat.
Lazio justru berhasil menggandakan keunggulan lewat skema serangan balik terencana. Operan lambung Tavares diterima oleh Isaksen yang memanfaatkan pergerakan Romano Floriani Mussolini dalam memecah fokus pertahanan Zeki Celik. Isaksen lalu bergerak memotong ke dalam sebelum melepaskan tembakan melengkung kaki kiri ke sudut bawah gawang.
Usaha Juventus untuk memperkecil ketertinggalan selalu menemui jalan buntu. Tembakan melengkung Francisco Conceicao masih terlalu mudah untuk diamankan kiper Lazio, Christos Mandas.
Penderitaan tuan rumah makin lengkap di penghujung laga. Pemain pengganti Lazio, Fisayo Dele-Bashiru, melakukan aksi individu dengan berlari dari area pertahanannya sendiri sebelum melepaskan tembakan menyilang yang membobol gawang Guglielmo Vicario.
Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini menandai kemenangan pertama Lazio atas Juventus dalam laga Serie A di Turin sejak Oktober 2017 sekaligus makin mengukuhkan posisi mereka di papan atas musim ini. (Football-Italia/Z-2)
