Lantai Gudang Industri Lautan Luas Diperkuat Beton K-300 dan Floor Hardener
Proyek pengecoran lantai gudang PT Lautan Luas Tbk di Bandung menggunakan beton mutu K-300 .(Dok.Istimewa)

KUALITAS lantai menjadi faktor penting dalam menunjang operasional gudang industri, terutama fasilitas yang menuntut ketahanan terhadap beban, gesekan, dan mobilitas peralatan. Hal tersebut menjadi perhatian dalam proyek pengecoran lantai gudang PT Lautan Luas Tbk di Bandung yang dikerjakan PT Delfa Indonesia Madani.

Proyek tersebut mencakup area seluas 890 meter persegi dengan kebutuhan beton sekitar 180 meter kubik. Pekerjaan menggunakan beton mutu K-300 dengan target slump 12 sentimeter, serta aplikasi floor hardener untuk mendukung ketahanan permukaan lantai terhadap abrasi dan keausan. Pekerjaan ini ditujukan untuk mendukung operasional pabrik yang menangani bahan kimia mudah terbakar. 

Dalam kerja sama tersebut, PT Delfa Indonesia Madani diwakili Direktur Utama Delik Iskandar, sedangkan PT Lautan Luas Tbk diwakili Ellen selaku Branch Manager.

Direktur Utama PT Delfa Indonesia Madani, Delik Iskandar, mengatakan penentuan spesifikasi lantai industri perlu mempertimbangkan fungsi bangunan dan karakteristik beban operasional. Mutu beton menjadi salah satu parameter penting, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas lantai.

“Beton K-300 secara umum mengacu pada kuat tekan karakteristik sebesar 300 kg/cm² dalam sistem penamaan mutu beton yang digunakan. Adapun slump 12 sentimeter merupakan target tingkat kelecakan beton segar yang berkaitan dengan kemudahan pengerjaan,” ujarnya kemarin.

Menurut Delik, kinerja lantai juga dipengaruhi ketebalan pelat, kondisi tanah dasar, sistem perkuatan, sambungan beton, serta tingkat kerataan permukaan. Karena itu, seluruh aspek tersebut perlu diperhitungkan agar lantai dapat memenuhi kebutuhan penggunaan. Persiapan dasar, pemadatan, ketepatan elevasi, proses penyelesaian permukaan atau finishing, hingga perawatan beton (curing) turut menentukan hasil akhir pekerjaan. 

“Untuk pengecoran dengan volume sekitar 180 meter kubik, perencanaan pasokan material dan koordinasi pelaksanaan juga diperlukan agar pekerjaan berlangsung sesuai tahapan yang ditetapkan,” jelasnya.

Floor Hardener untuk Ketahanan Permukaan

Delik menyebut, selain pengecoran beton, proyek tersebut mencakup aplikasi floor hardener, yakni material yang digunakan pada permukaan beton segar untuk meningkatkan ketahanan terhadap abrasi dan keausan akibat gesekan maupun aktivitas operasional. Penggunaan material ini relevan untuk area gudang dengan lalu lintas peralatan angkut serta aktivitas pemindahan dan penyimpanan barang. 

“Dalam kondisi tersebut, ketahanan permukaan menjadi salah satu pertimbangan untuk menjaga fungsi lantai selama digunakan. Meski demikian, hasil aplikasi floor hardener tidak hanya ditentukan oleh material yang digunakan. Kondisi beton, waktu penaburan, teknik pengerjaan, proses finishing, dan perawatan setelah aplikasi turut memengaruhi kualitas permukaan,” tuturnya.

Delik menekankan, kebutuhan lantai industri harus ditentukan berdasarkan karakteristik fasilitas. Penggunaan floor hardener, misalnya, tidak secara otomatis menjadikan lantai tahan terhadap semua jenis bahan kimia. Apabila fasilitas membutuhkan ketahanan kimia atau karakteristik antistatik, persyaratan tersebut perlu ditentukan melalui spesifikasi khusus yang sesuai dengan jenis bahan, kondisi lingkungan, dan aktivitas operasional. 

Keselamatan Jadi Bagian Perencanaan

“Aspek keselamatan juga menjadi perhatian dalam pekerjaan konstruksi di fasilitas industri yang menangani bahan kimia mudah terbakar. Koordinasi antara kontraktor dan pengelola pabrik diperlukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan mengikuti prosedur keselamatan yang berlaku di lokasi,” ungkapnya.

Delik menambahkan, pengendalian sumber penyalaan pengaturan area kerja, penggunaan peralatan, serta penerapan izin kerja perlu disesuaikan dengan hasil identifikasi bahaya dan ketentuan keselamatan fasilitas. Dengan demikian, kualitas pekerjaan lantai industri tidak cukup dinilai berdasarkan volume beton, mutu material, atau tampilan permukaan. Kesesuaian spesifikasi dengan kebutuhan operasional serta penerapan prosedur keselamatan juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek.

“Bagi perusahaan yang merencanakan pembangunan maupun renovasi gudang, penentuan kebutuhan lantai sejak tahap perencanaan dapat membantu menyelaraskan spesifikasi beton, metode finishing, beban operasional, dan persyaratan keselamatan,” tandasnya.

PT Delfa Indonesia Madani merupakan perusahaan kontraktor berbasis di Bandung yang menangani pekerjaan konstruksi dan renovasi untuk berbagai kebutuhan bangunan. Informasi lebih lanjut mengenai perusahaan dapat diakses melalui situs resmi delfamadani.co.id. (E-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *