
PERKEMBANGAN terbaru terkait tragedi penembakan di Sekolah Dasar Silver Rail di Bend, Oregon, Kamis (16/10) waktu setempat mengungkap kronologi masuknya pelaku ke dalam area sekolah serta detik-detik pelumpuhannya. Kepala Kepolisian Bend, Mike Krantz, mengonfirmasi bahwa pelaku adalah seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun yang merupakan warga lokal Bend.
Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku memaksa masuk ke gedung sekolah yang sedang dalam kondisi terkunci dengan cara menembak pintu masuk. Aksi nekat tersebut sempat memicu kepanikan sebelum akhirnya berhasil dihentikan di dalam gedung.
Petugas di lokasi melaporkan bahwa seorang warga yang melihat pelaku bersenjata menerobos masuk ke dalam sekolah, langsung memutuskan untuk mengejar dan menghadapi pelaku secara langsung di dalam gedung. Pelaku kemudian tewas ditembak oleh warga tersebut sebelum pihak kepolisian mengamankan area.
Aparat kepolisian langsung melakukan sterilisasi menyisir setiap ruang kelas untuk memastikan tidak ada ancaman susulan. Hingga saat ini, pihak berwenang masih merahasiakan nama resmi pelaku serta mendalami apakah remaja tersebut memiliki keterkaitan dengan sekolah maupun para siswa di dalamnya.
Sheila Miller selaku juru bicara Departemen Kepolisian Bend menjelaskan bahwa petugas awalnya merespons panggilan darurat terkait penembakan ke dalam sebuah mobil, sebelum akhirnya menerima serangkaian panggilan panik mengenai adanya pelaku aktif di dalam lingkungan sekolah.
Aparat kepolisian tiba di lokasi hanya dalam hitungan menit setelah panggilan pertama masuk pada pukul 13.00 waktu setempat atau pukul 2000 GMT, dan langsung menerima laporan melalui saluran radio bahwa pelaku telah berhasil dilumpuhkan. Kendati demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan siapa pihak yang menembak mati tersangka, dan membuka kemungkinan bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh seorang warga sipil di sekitar lokasi.
Silver Rail Elementary, sekolah dasar yang menjadi lokasi kejadian, diketahui menampung sekitar 400 hingga 450 siswa serta didukung oleh lebih dari 40 staf pengajar. Sekolah ini berlokasi sekitar 170 mil atau 270 kilometer di sebelah tenggara Kota Portland dan melayani anak-anak usia dini mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga kelas lima.
Pasca-insiden, Distrik Sekolah Bend-La Pine langsung memberlakukan penguncian total dan mengawal para siswa menggunakan bus menuju lokasi evakuasi terpisah agar mereka dapat dipertemukan kembali dengan keluarga masing-masing.
(BBC/CNN?P-4)
