Dari Imajinasi Jadi Inspirasi, Buku Karya Anak Bantu Biayai Pendidikan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KREATIVITAS anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat menjadi jalan untuk memperluas akses pendidikan dan membangun kepercayaan diri. Inisiatif sosial Cita Kita membuktikan hal tersebut melalui penerbitan buku berisi cerita dan ilustrasi karya anak-anak, yang hasil penjualannya digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan mereka.

Digagas dua siswa sekolah menengah atas, Jasmine Haditono dan Jady Sutrisno, Cita Kita hadir dengan pendekatan berbeda dari penggalangan dana konvensional. Anak-anak tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga terlibat langsung sebagai penulis dan ilustrator yang menghasilkan karya bernilai bagi masyarakat.

Jasmine Haditono menyampaikan melalui proyek buku pertamanya, Cita Kita melibatkan 13 anak dari komunitas kurang mampu dan panti asuhan di Jakarta, termasuk Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Mizan Amanah serta Asrama Asuh Dompet Yatim dan Dhuafa di Cilandak.

Para peserta mengikuti lokakarya interaktif untuk mempelajari dasar-dasar menulis kreatif dan ilustrasi. Mereka mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan alur cerita, membangun karakter, menyusun narasi, dan menerjemahkan imajinasi menjadi gambar.

“Meski memperoleh arahan selama proses pembelajaran, cerita dan ilustrasi yang diterbitkan merupakan karya orisinal anak-anak itu sendiri. Karya-karya tersebut kemudian dihimpun dan dipublikasikan secara profesional jadi buku fisik yang dapat dinikmati masyarakat luas,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Model tersebut memberikan pengalaman nyata kepada anak-anak untuk mengenali dan mengembangkan kemampuan mereka. Lebih dari sekadar belajar menulis dan menggambar, mereka juga memperoleh kesempatan melihat gagasan pribadi dihargai melalui sebuah karya yang diterbitkan

Dari sisi penggalangan dana, buku volume pertama dijual dengan harga Rp60.000 per eksemplar dan berhasil terjual sebanyak 530 buku. Penjualan tersebut dilaporkan menghasilkan laba sekitar Rp30 juta yang seluruhnya disalurkan kepada panti asuhan peserta program. Dana tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan, termasuk beasiswa, perlengkapan sekolah, sumber belajar, dan berbagai kebutuhan penting lainnya.

Jady Sutrisno menambahkan capaian itu memperlihatkan potensi kewirausahaan sosial dalam membantu menjawab tantangan pemerataan pendidikan. Kreativitas dapat menjadi modal untuk menghimpun dukungan masyarakat, sementara produk yang dihasilkan memberikan manfaat langsung bagi anak-anak yang terlibat.

Pendekatan ini sekaligus menempatkan anak-anak dari latar belakang ekonomi terbatas sebagai individu yang memiliki potensi dan kemampuan untuk berkontribusi.

“Mereka tidak sekadar menerima dukungan dari luar, tetapi turut mengambil bagian dalam menciptakan manfaat bagi pendidikan mereka sendiri,” papar Jady.

Bagi Jasmine dan Jady, Cita Kita berangkat dari keyakinan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan belajar, berekspresi, dan mengejar cita-cita tanpa dibatasi latar belakang sosial maupun ekonomi. Nama Cita Kita, yang berarti Our Dreams atau Mimpi Kita, mencerminkan semangat tersebut.

Setelah menyelesaikan proyek pertama, Cita Kita kini mempersiapkan penerbitan buku volume kedua. Program lanjutan ini diharapkan membuka kesempatan bagi lebih banyak anak untuk mengembangkan kreativitas, memperoleh pengalaman penerbitan, dan mendapatkan apresiasi atas karya mereka.

Ke depan, inisiatif tersebut juga diarahkan untuk memperluas jangkauan melalui lokakarya pendidikan dan kolaborasi dengan komunitas kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui perpaduan literasi, kreativitas, dan penggalangan dana, Cita Kita menunjukkan partisipasi anak muda dapat menghadirkan pendekatan alternatif dalam mendukung pendidikan. Upaya tersebut tidak hanya berorientasi pada bantuan finansial, tetapi juga pada penciptaan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, dan memiliki kesempatan yang lebih luas dalam meraih masa depan.(H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *