4 Petugas Gugur dalam Penanganan Karhutla di Bromo
Petugas BPBD Kabupaten Malang melakukan proses pendinginan kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026).(ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

EMPAT orang yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (15/10). Dua orang lainnya mengalami luka bakar serius dan mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi mengungkapkan, Kementerian Kehutanan menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya empat orang petugas. Pihakmya juga menyampaikan penghormatan kepada petugas, relawan, masyarakat, dan seluruh pihak yang bekerja di garis depan pengendalian karhutla. Simpati turut disampaikan kepada keluarga korban serta mereka yang masih menjalani perawatan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa pemadaman karhutla merupakan operasi berisiko tinggi yang membutuhkan perhatian serius terhadap keselamatan personel.

“Keselamatan personel harus menjadi perhatian utama, termasuk melalui pembacaan perkembangan api dan arah angin, kesiapan jalur evakuasi, komunikasi antarpersonel, serta penilaian kondisi lapangan sebelum dan selama operasi,” ungkap Ristianto, Jumat (16/10). 

Kemenhut menegaskan bahwa upaya pengendalian karhutla harus mempertimbangkan risiko di lapangan, termasuk perubahan arah angin dan perkembangan api. Kesiapan jalur evakuasi serta komunikasi antarpersonel juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi.

Di tengah duka tersebut, kata Ristianto, penanganan karhutla di berbagai wilayah tetap dilanjutkan dengan memperhatikan keselamatan petugas. Kemenhut bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan pemadaman di wilayah yang membutuhkan penanganan.

Kemenhut juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga yang menemukan asap, titik api, atau aktivitas pembakaran diminta segera melapor kepada petugas.

Laporan dapat disampaikan melalui Posko Karhutla Kemenhut di nomor telepon 021-5704618, WhatsApp +62 8131-00-35000, atau email [email protected].

 

(P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *