
PETENIS Rusia Daniil Medvedev melangkah ke perempat final Shanghai Masters 2026 setelah mengalahkan Stefanos Tsitsipas dari Yunani dua set langsung, 6-4, 7-5, Rabu (14/10).
Medvedev tampil solid sepanjang pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 24 menit tersebut. Unggulan kelima itu bahkan tidak menghadapi satu pun break point saat menundukkan Tsitsipas.
“Saya merasa bermain sangat baik hari ini. Saya memberikan banyak tekanan kepadanya pada set pertama,” kata Medvedev dikutip dari AFP.
Petenis berusia 30 tahun itu mengakui set kedua berlangsung lebih ketat. Namun, ia mampu memanfaatkan peluang untuk merebut gim servis Tsitsipas saat kedudukan 5-5 dan menutup pertandingan dengan skor 7-5.
“Set kedua berbeda. Pertandingan sangat ketat. Saya senang bisa melakukan beberapa pengembalian bola yang bagus dan menemukan ritme permainan,” ujarnya.
Kemenangan tersebut memperbaiki rekor pertemuan Medvedev atas Tsitsipas menjadi 11 kemenangan dari 16 pertemuan di turnamen ATP. Medvedev, yang kini menempati peringkat keenam dunia, sebelumnya menjuarai Shanghai Masters pada 2019.
Di perempat final, Medvedev akan menghadapi petenis Amerika Serikat Tommy Paul. Paul melaju setelah mengalahkan petenis Belgia Zizou Bergs dengan skor 7-6 (7/5), 6-4.
Bergs sebelumnya membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan kedua Carlos Alcaraz pada babak sebelumnya. Paul mengakui lawannya mampu meningkatkan permainan pada set kedua, meski akhirnya gagal membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-4.
“Saya tahu terkadang sulit mempertahankan performa setelah meraih kemenangan besar,” kata Paul.
Sementara itu, petenis muda Spanyol Rafael Jodar juga memastikan tempat di perempat final setelah mengalahkan Botic van de Zandschulp dengan skor 6-7 (4/7), 6-4, 6-2.
Jodar akan berhadapan dengan petenis Norwegia Casper Ruud. Ruud melaju setelah unggulan keempat Felix Auger-Aliassime mundur akibat cedera saat tertinggal 2-5 pada set pertama.
Ruud mengatakan cedera lawannya tampak mulai terjadi pada gim keempat. Auger-Aliassime sempat meminta jeda medis setelah gim kelima dan melanjutkan pertandingan dengan balutan perban putih di lutut kirinya.
“Sepertinya dia mungkin mengalami salah tumpuan pada lututnya. Sejak saat itu, dia terlihat sangat kesakitan,” kata Ruud. (Ndf)
