
POLDA Jawa Timur membeberkan kronologi insiden terjebaknya enam orang saat berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Peristiwa yang terjadi, Kamis (15/10) tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar serius.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abast, menjelaskan bahwa insiden ini bermula saat tim gabungan melakukan penanganan api di area Bukit Kembang, Desa Pucuk Sari, Kecamatan Lumbang, serta kawasan Kusung Lingker, Desa Ngadisuro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Kronologi
Berdasarkan laporan yang diterima Polda Jatim, upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Sebanyak 12 orang yang terdiri dari petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), karyawan hotel, serta personel Polsek Sukapura berangkat menuju lokasi titik api setelah menerima informasi adanya kebakaran lahan.
“Tim berangkat bersama-sama masyarakat setempat untuk membantu proses pemadaman di kawasan TNBTS,” ujar Kombes Pol Jules Abast di Mapolda Jatim, Kamis (15/10).
Terjebak Kepulan Asap dan Api
Situasi berubah mencekam pada siang hari. Sekitar pukul 13.30 WIB, sejumlah petugas dan relawan yang berada di titik lain menerima informasi darurat. Rekan-rekan mereka yang sedang berjuang memadamkan api meminta pertolongan karena terjebak di tengah kobaran api yang membesar secara tiba-tiba.
Kondisi di lapangan dilaporkan sangat sulit karena kepulan asap yang sangat pekat, sehingga jarak pandang terbatas dan menyulitkan proses evakuasi mandiri bagi mereka yang terjebak.
Saat tim penyelamat berhasil mencapai lokasi titik terjebak, ditemukan enam orang korban. Tiga di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka bakar serius.
Penanganan Korban
Pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh korban telah dievakuasi dari lokasi kebakaran. Hingga saat ini, rincian penanganan medis adalah sebagai berikut:
- Korban Meninggal Dunia: Tiga orang telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
- Korban Luka Bakar: Satu orang dirujuk ke RSUD Tongas untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara dua korban lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Sukapura yang merupakan lokasi medis terdekat dari tempat kejadian.
Polda Jatim terus melakukan koordinasi dengan pihak TNBTS dan otoritas terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan serta memastikan langkah-langkah mitigasi agar insiden serupa tidak terulang dalam penanganan karhutla di wilayah Jawa Timur. (H-4)
