
BEK Manchester United Lisandro Martinez melontarkan kritik terbuka terhadap manajemen klub setelah Setan Merah kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada lanjutan Liga Champions. Sang pemain menilai klub seharusnya berinvestasi lebih besar untuk membangun skuad yang mampu bersaing di level tertinggi.
Martinez secara khusus menyoroti kinerja direktur teknik Jason Wilcox. Menurut dia, Manchester United semestinya melakukan penguatan tim yang lebih serius pada bursa transfer musim panas setelah finis di posisi ketiga Liga Primer Inggris musim lalu dan kembali tampil di Liga Champions.
“Saya berharap lebih dari direktur teknik kami, Jason Wilcox. Saya harus jujur soal itu. Sebagai pemain, kami juga harus berbuat lebih banyak. Namun, penting bagi klub untuk membangun skuad yang kuat agar siap menghadapi pertandingan seperti ini,” kata Martinez kepada Amazon Prime.
Kritik tersebut disampaikan setelah Manchester United menelan kekalahan 0-2 di markas Atletico, Rabu (14/10) dini hari WIB. Hasil itu memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi lima pertandingan di semua kompetisi. United juga tengah menjalani awal musim Liga Primer terburuk dalam 40 tahun terakhir.
Martinez menilai performa tim di lapangan tidak bisa dipisahkan dari kondisi klub secara keseluruhan. Dia mengisyaratkan persoalan Manchester United bukan semata-mata terletak pada pemain atau pelatih.
“Saya harus benar-benar menahan diri, tetapi terkadang penampilan tim menjadi cerminan kondisi klub saat ini,” ujarnya.
Pemain asal Argentina itu juga mengungkapkan dirinya mengharapkan tambahan investasi yang lebih besar pada musim panas. Dia menyebut MU sebenarnya telah memiliki fondasi untuk membangun tim yang lebih kompetitif tetapi upaya tersebut dinilainya belum berlanjut sesuai harapan.
“Musim lalu, kami sudah membangun fondasi untuk membentuk tim yang luar biasa. Namun, kami harus melanjutkan pekerjaan itu,” kata Martinez.
Manchester United menggelontorkan sekitar 140 juta poundsterling pada bursa transfer musim panas untuk merekrut sejumlah pemain, termasuk gelandang Carlos Baleba, Youri Tielemans, dan Andrey Santos.
Meski demikian, kebijakan transfer klub menuai kekecewaan sebagian pendukung karena beberapa posisi, termasuk bek kiri dan striker dinilai masih membutuhkan tambahan pemain.
Tekanan terhadap pelatih Michael Carrick pun meningkat seiring rentetan hasil buruk tersebut. Namun, Martinez menilai pergantian pelatih berulang kali bukan solusi untuk mengatasi persoalan yang dihadapi klub.
“Klub tidak bisa terus berganti pelatih, berganti lagi, dan berganti lagi. Bagaimana dengan bagian lain di klub? Saya tidak bisa mengatakan lebih banyak,” tuturnya.
“Setelah kekalahan seperti ini, mudah untuk menyalahkan pelatih atau pemain. Namun, kita juga harus melihat bagian lain dari klub,” imbuhnya.
Komentar Martinez muncul saat Jim Ratcliffe, salah satu pemilik minoritas Manchester United, hadir langsung menyaksikan kekalahan tim di Madrid. Semengara itu, sang oelatih Michael Carrick mengaku belum mendengar pernyataan Martinez ketika dimintai tanggapan seusai pertandingan. Karena itu, dia tak bersedia memberikan penilaian terhadap kritik yang disampaikan pemainnya.
“Saya belum mendengar komentarnya. Saya kira situasi ini juga dipengaruhi emosi setelah pertandingan, ketika kami kecewa karena gagal mendapatkan hasil positif,” ujar Carrick.
Mantan penyerang Manchester United dan timnas Inggris, Wayne Rooney, menilai Martinez seharusnya tidak menyampaikan kritik tersebut secara terbuka. Rooney mengakui komentar Martinez menunjukkan keinginannya agar klub mendatangkan lebih banyak pemain. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kritik terbuka terhadap manajemen dapat menimbulkan konsekuensi bagi sang pemain.
“Saya rasa dia mungkin sudah melangkah terlalu jauh. Hal seperti itu seharusnya dibicarakan secara internal,” kata Rooney kepada Amazon Prime.
“Jelas dia peduli terhadap klub dan ingin Manchester United mengeluarkan lebih banyak uang untuk merekrut pemain. Namun, jika saya boleh jujur, dia mungkin termasuk pemain yang akan dilepas klub,” ujar Rooney.
(AFP/P-4)
