Nelayan Alor yang Hilang Ditemukan Selamat di Pulau Pura
Tim SAR.(Dok SAR Maumere)

SEORANG nelayan bernama Boy Sing, 44, yang sempat dilaporkan hilang saat melaut di perairan antara Pantar Timur dan Pulau Pura, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (12/10).

Korban ditemukan di Pulau Pura setelah diduga terseret arus laut saat melaut menggunakan sampan pada Minggu (11/10) malam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, Fatur Rahman, menjelaskan bahwa laporan orang hilang tersebut diterima Pos SAR Alor pada Senin pagi pukul 07.45 Wita dari Margareta Padama, istri korban.

Berdasarkan informasi yang diterima, Boy Sing berangkat melaut sekitar pukul 22.00. Saat berada sekitar 20 meter dari pantai, korban diduga terseret arus laut yang cukup kencang.

“Korban sempat berteriak meminta pertolongan dan terdengar oleh warga sekitar. Namun, ketika warga berupaya melakukan pencarian, korban beserta sampannya sudah tidak terlihat,” jelas Fatur Rahman.

Upaya pencarian yang dilakukan keluarga bersama masyarakat nelayan setempat belum membuahkan hasil hingga laporan tersebut diteruskan kepada pihak SAR.

Tim SAR Gabungan Dikerahkan

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Maumere mengerahkan lima personel Rescue Pos SAR Alor bersama sejumlah unsur Potensi SAR untuk melakukan pencarian.

Tim bergerak menggunakan kendaraan Rapid Land dan dilengkapi Rubber Boat 30 PK, peralatan medis, serta perlengkapan SAR air guna mendukung operasi pencarian di lokasi kejadian.

Tim SAR Gabungan tiba di lokasi pada pukul 09.47 dan langsung melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan Rubber Boat 30 PK.

Setelah beberapa jam pencarian, titik terang akhirnya muncul pada pukul 12.20. Tim SAR menerima informasi dari pihak keluarga bahwa korban berada di Pulau Pura.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim segera bergerak menuju pulau itu untuk memastikan keberadaan korban dan melakukan evakuasi.

“Pada pukul 13.00, Tim SAR Gabungan tiba di Pulau Pura dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Dari hasil koordinasi, dipastikan bahwa korban berada di Pulau Pura setelah terdampar akibat terseret arus laut,” ungkap Fatur.

Korban ditemukan dalam keadaan selamat pada koordinat 08°28’23,57″ Lintang Selatan dan 124°17’35,18″ Bujur Timur, dengan jarak sekitar 8,69 mil laut (NM) dari lokasi kejadian.

Dievakuasi dan Diserahkan kepada Keluarga

Setelah dipastikan selamat, korban dievakuasi menggunakan Rubber Boat 30 PK milik Pos SAR Alor menuju Pantai Desa Kaleb, Kelurahan Tamelabang, Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten Alor.

Tim SAR Gabungan tiba di pantai tersebut pada pukul 13.20. Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan lima personel Rescue Pos SAR Alor, tiga personel BPBD Kabupaten Alor, Pos TNI AL Kabupaten Alor, Satpolairud Polres Alor, KSOP Alor, serta dua personel aparat Desa Kaleb, Pantar Timur.

Sejumlah sarana turut dikerahkan, antara lain kendaraan Rapid Land SAR, Rubber Boat 30 PK, peralatan medis, perlengkapan SAR air, dan satu unit kapal nelayan Desa Kaleb.

Dengan penemuan korban dalam keadaan selamat dan diserahkan kepada keluarga, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke kesatuan masing-masing. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *