
PSIM Yogyakarta gagal mengamankan poin penuh saat menjamu Persija Jakarta dalam laga lanjutan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (10/10). Laskar Mataram harus mengakui keunggulan tim tamu setelah kalah telak dengan skor akhir 0-4.
Pertandingan sejatinya berjalan cukup alot pada paruh pertama. PSIM Yogyakarta sempat memberikan harapan bagi para pendukungnya dengan menahan imbang gempuran Macan Kemayoran. Hingga turun minum, papan skor masih menunjukkan angka 0-0, mencerminkan disiplinnya lini pertahanan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, situasi berubah drastis. Persija Jakarta yang diasuh oleh Shin Tae-yong mulai meningkatkan intensitas serangan. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-77 melalui aksi Alexander Jeremejeff. Gol tersebut seolah meruntuhkan mental bertanding tuan rumah.
Hanya berselang empat menit, Stjepan Loncar menggandakan keunggulan Persija pada menit ke-81. Dominasi tim tamu semakin tak terbendung setelah pemain asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, mencetak gol ketiga pada menit ke-87. Pesta gol Persija ditutup oleh gol kedua Stjepan Loncar pada masa injury time (90+3′), memastikan kemenangan empat gol tanpa balas.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menilai anak asuhnya sudah berjuang maksimal, terutama pada babak pertama. Namun, ia mengakui adanya perbedaan situasi ketika lawan melakukan pergantian pemain di babak kedua.
“Mereka (Persija) memasukkan beberapa pemain pengganti yang baru masuk sehingga situasinya sedikit berbeda dengan kondisi tim kami,” ujar Van Gastel pada Minggu (11/10/2026).
Meski kecewa dengan hasil akhir, ia tetap mengapresiasi dukungan luar biasa dari suporter yang memadati stadion.
Senada dengan sang pelatih, gelandang PSIM Ze Valente mengakui kualitas lawan yang dihadapi. Menurutnya, terdapat perbedaan level yang cukup signifikan antara kedua tim, baik dari sisi anggaran maupun komposisi pemain.
“Kami tahu tidak pernah mudah bermain melawan Persija. Mereka adalah tim besar di Indonesia. Target berbeda, anggaran berbeda, level pemain berbeda,” ungkap Ze Valente.
Namun, ia menegaskan bahwa tim harus segera bangkit dan fokus pada laga berikutnya untuk meraih hasil yang lebih baik dari musim lalu.
Agenda Selanjutnya
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi manajemen dan tim pelatih PSIM Yogyakarta. Laskar Mataram tidak memiliki banyak waktu untuk meratap karena jadwal padat telah menanti.
PSIM dijadwalkan akan kembali melakoni laga kandang pada Jumat (16/10) mendatang. Mereka akan menjamu tim kuat lainnya, PSM Makassar, dan berharap dukungan penuh suporter dapat membantu tim mengamankan tiga poin perdana di rumah sendiri. (AT/I-1)
| Pencetak Gol Persija | Menit |
|---|---|
| Alexander Jeremejeff | 77′ |
| Stjepan Loncar | 81′, 90+3′ |
| Kwon Chang-hoon | 87′ |
