Rantai Pasok Nasional Makin Penting, Industri Logistik Perkuat Konektivitas Indonesia
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PERTUMBUHAN sektor transportasi dan pergudangan semakin mempertegas pentingnya industri logistik dalam menopang aktivitas ekonomi nasional. Peran logistik tak hanya berkaitan dengan pengiriman barang antarkota, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok industri hingga wilayah terpencil di berbagai daerah Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lapangan usaha transportasi dan pergudangan tumbuh 8,04% secara tahunan pada triwulan I-2026 dan 5,65% pada triwulan II-2026. Sementara itu, ekonomi nasional tumbuh 5,29% pada triwulan II-2026 dan 5,45% pada semester I-2026. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kebutuhan terhadap jaringan distribusi dan konektivitas logistik nasional.

Di tengah perkembangan tersebut, PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) meraih penghargaan 3PL of the Year dalam ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2026 yang diselenggarakan Supply Chain Indonesia (SCI) di Jakarta, Kamis (8/10). Penghargaan tersebut menjadi yang ketiga bagi CKB Logistics setelah sebelumnya diraih pada 2023 dan 2024.

Direktur Utama CKB Logistics Iman Sjafei mengatakan pencapaian itu merupakan hasil pengelolaan bisnis yang mencakup integrasi operasional, penerapan environmental, social, and governance (ESG), serta program tanggung jawab sosial perusahaan.

“Penghargaan 3PL of the Year untuk ketiga kalinya ini jadi kebanggaan bagi seluruh tim CKB Logistics. Ini membuktikan bahwa kami menjalankan bisnis secara menyeluruh, dengan menyatukan disiplin operasional, komitmen ESG terhadap lingkungan dan keselamatan kerja, serta tanggung jawab sosial kepada masyarakat di setiap wilayah operasi,” ujar Iman.

Komitmen terhadap efisiensi dan keberlanjutan diwujudkan melalui program Carbon Emission Reduction di Cakung, Jakarta Utara, antara lain melalui penggantian armada, pemasangan smart camera untuk memantau perilaku berkendara, serta skylight untuk meningkatkan efisiensi energi gudang.

Di Samarinda, perusahaan memasang PLTS atap on-grid berkapasitas 48 kWp di Hub Logistik Samarinda. Fasilitas tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 72.260 kWh per tahun dan menghemat sekitar 30% biaya listrik tahunan.

Dari sisi jaringan, CKB Logistics mengoperasikan fasilitas di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua, termasuk berbagai wilayah terpencil. Total area pergudangan yang dikelola mencapai lebih dari 300 ribu meter persegi.

Di Surabaya, fasilitas pergudangan terintegrasi Osowilangun seluas 140.000 meter persegi menjadi salah satu hub yang menghubungkan industri Jawa Timur dengan pergerakan barang menuju Indonesia Timur. Fasilitas tersebut mencakup pergudangan, pengelolaan persediaan, kepabeanan dan distribusi.

Selain pergudangan, CKB Logistics menyediakan layanan project logistics untuk pengiriman barang berukuran besar dan berat bagi sektor pertambangan, minyak dan gas, pembangkit listrik, konstruksi serta infrastruktur. Pengiriman juga didukung moda laut dan udara, termasuk rute Jakarta-Timika-Jayapura menggunakan pesawat Boeing 737-800F berkapasitas 21 ton.

Di bidang sosial, perusahaan menjalankan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar operasional, pengobatan bagi lansia, penanaman 16.000 bibit mangrove di Romokalisari, Surabaya, serta pendampingan Rumah Autis.

“Penghargaan ini adalah titik awal, bukan garis akhir. Kami akan terus berinvestasi pada kapabilitas operasional, memperkuat komitmen ESG di setiap lini bisnis, dan memperluas manfaat bagi masyarakat,” pungkas Iman. (H-2)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *