Mauro Jeronimo Puji Penampilan Kadu Monteiro Usai Borneo FC Tahan Buriram United
Kadu Bangga Bisa Bawa Borneo FC Curi Poin dari Buriram(Dok. ileague.id)

PELATIH Borneo FC, Mauro Jeronimo, memberikan sanjungan tinggi kepada penjaga gawang Kadu Monteiro menyusul hasil imbang yang diraih timnya saat bertandang ke markas Buriram United. Dalam pertandingan Grup B ASEAN Club Championship (ACC) yang berlangsung di Stadion Chang Arena, Buriram, Rabu (7/10), Kadu dinilai menjadi sosok kunci di balik keberhasilan Pesut Etam mencuri poin.

Dikutip dari keterangan resmi pada Kamis, Jeronimo memberikan apresiasi khusus kepada kiper asal Brasil tersebut. Kadu dianggap tampil sangat tenang dan mampu menjadi figur pemimpin yang krusial di bawah mistar gawang sepanjang laga yang penuh tekanan tersebut.

“Ya, dia tampil sangat bagus, begitu juga dengan pemain lini belakang. Dia sangat tenang dan mampu mengontrol area tiang kedua dengan baik,” ungkap Jeronimo.

Antisipasi Bola Mati Buriram United

Jeronimo mengungkapkan bahwa tim pelatih Borneo FC sebelumnya telah melakukan analisis mendalam terhadap pola serangan Buriram United. Tim asal Tailan tersebut dikenal kerap memanfaatkan situasi bola mati, seperti tendangan bebas dan sepak pojok, serta umpan silang yang diarahkan ke tiang jauh untuk menciptakan peluang.

Pelatih berkebangsaan Portugal itu menjelaskan bahwa peran Kadu menjadi sangat krusial karena kemampuannya membaca arah bola dengan sempurna. Hal ini sangat membantu pertahanan Borneo FC, mengingat barisan bek mereka tidak memiliki postur yang terlalu tinggi untuk berduel udara di area tiang jauh.

“Kami tahu Buriram biasanya merupakan tim yang banyak menyerang di tiang kedua melalui umpan silang, tendangan bebas, maupun sepak pojok. Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menghalau ancaman tersebut,” tambah pelatih yang pernah berkarier di Vietnam itu.

Kontribusi dalam Skema Build-up

Selain ketangguhannya dalam mematahkan serangan lawan, Kadu Monteiro juga mendapat pujian atas inisiatifnya dalam memulai serangan melalui skema build-up dari lini belakang. Jeronimo menegaskan bahwa Borneo FC tetap konsisten mencoba mengalirkan bola secara teratur demi keluar dari tekanan, alih-alih hanya membuang bola dengan tendangan jarak jauh (long ball).

Statistik menunjukkan efektivitas permainan tersebut. Dari 14 tendangan gawang yang dilakukan, Buriram tidak mampu menciptakan situasi berbahaya dari bola-bola tersebut. “Jadi, kami tidak benar-benar kehilangan bola yang kemudian berujung menjadi peluang atau gol. Itu hal yang positif dan saya senang dengan penampilannya,” tegas Jeronimo.

Hasil imbang di markas lawan ini menempatkan Borneo FC di peringkat kelima klasemen sementara Grup A ASEAN Club Championship. Tim kebanggaan Samarinda ini mengantongi satu poin dari satu pertandingan yang telah dijalani. (Ant/I-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *