
KEPALA Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membenarkan adanya perombakan dan pergantian posisi strategis di tubuh TNI Angkatan Darat, termasuk jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Saat dikonfirmasi oleh awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10), Maruli mengonfirmasi bahwa Letjen TNI Iwan Setiawan ditunjuk untuk mengisi posisi sebagai Pangkostrad yang baru.
“Iya, masa belum pada dengar,” ujar Maruli kepada para wartawan.
Sebelum dipercaya memegang komando pasukan elite Kostrad, Letjen TNI Iwan Setiawan mengemban tugas sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif).
Bantah Isu Calon Panglima TNI
Dalam kesempatan yang sama, Maruli menegaskan bahwa rotasi jabatan pimpinan tinggi ini murni merupakan bagian dari penyegaran dan dinamika internal organisasi TNI AD, serta tidak memiliki kaitan apa pun dengan isu bursa calon Panglima TNI.
“Enggak ada,” tegas Maruli menepis spekulasi tersebut.
Ia menjelaskan, surat keputusan terkait pergantian posisi Pangkostrad baru diterbitkan dan diterima pada Selasa (6/10). Mutasi ini juga dilakukan secara bersamaan dengan rotasi sejumlah posisi strategis lainnya, termasuk pergantian sejumlah Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam).
Menurut Maruli, proses pergantian kepemimpinan semacam ini merupakan hal yang wajar dan rutin dilakukan dalam tubuh organisasi militer, mengingat pejabat sebelumnya telah menyelesaikan masa tugas selama kurang lebih dua tahun.
“Oh enggak, biasa kan organisasi, sudah bertugas dua tahun. Kita biasa di pergantian,” pungkasnya.
(Ant/P-4)
