Bahlil Sebut hanya Terima Satu Gaji meski Rangkap Jabatan
Menko Hilirisasi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia(Dok. Golkar)

MENTERI Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hilirisasi) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan dirinya hanya menerima satu gaji meskipun mengemban rangkap jabatan. Langkah ini diambil untuk memastikan efisiensi anggaran di tengah pembentukan kementerian koordinator baru.

Bahlil menegaskan bahwa penambahan Kemenko Hilirisasi tidak akan memicu pemborosan anggaran negara. Ia menjelaskan bahwa operasional kementerian baru tersebut saat ini masih diprioritaskan menggunakan sumber daya dari Kementerian ESDM.

“Saya mengatakan bahwa dengan penambahan Kemenko baru bukan berarti kita harus melakukan pemborosan. Saya tidak mau, tipe saya bukan seperti itu. Jadi kami sudah menyampaikan bahwa Kemenko Hilirisasi ini karena menterinya satu, jadi kita memakai anggaran dari kementerian ESDM,” ujar Bahlil dilansir dari Antara, Rabu (7/10).

Selain efisiensi anggaran, Bahlil mengungkapkan kebiasaannya menyisihkan gaji dan dana operasional menteri untuk kegiatan sosial. Ia mengaku menyalurkan dana tersebut kepada pihak yang membutuhkan, termasuk para aktivis muda yang dianggap sebagai generasi penerus bangsa.

Terkait infrastruktur kerja, kantor Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi saat ini masih berlokasi di gedung Kementerian ESDM. Keputusan ini didasari pertimbangan bahwa fokus utama hilirisasi berada di sektor energi dan sumber daya mineral.

“Kantornya akan tetap di Kementerian ESDM sambil kita melihat perkembangan. Karena saya melihat bahwa fokus kita kan hilirisasi, dari total investasi 100 persen, 90 persennya itu ada di sektor ESDM,” tambah Bahlil.

Bahlil Lahadalia resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026. Pembentukan kementerian koordinator baru ini ditujukan untuk mempercepat eksekusi target hilirisasi dan transisi energi nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. (Ant/Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *