Karhutla Landa Bandung dan Ciamis, Pemukiman Warga Sempat Terancam
Ilustrasi(Dok BPBD Sumedang)

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Barat masih terus melanda sejumlah daerah. Pada Senin (5/10) malam, dilaporkan terdapat tiga lokasi berbeda yang dilanda kobaran api, yakni di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Ciamis.

Insiden pertama terjadi di wilayah Tugu Legok Kole, Desa Karamatmulya, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Kebakaran di lokasi ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan yang rencananya akan dijadikan areal perkebunan.

Meski sempat mengancam areal perkebunan produktif dan pemukiman warga di sekitarnya, api berhasil dikendalikan. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi bekerja keras melakukan lokalisir titik api sehingga kebakaran tidak meluas lebih jauh.

Dua Titik Karhutla di Ciamis

Sementara itu, dua peristiwa karhutla lainnya terjadi di wilayah Kabupaten Ciamis pada malam yang sama. Titik api terpantau berada di Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana, serta di Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg.

Sebelum rentetan kejadian tersebut, kebakaran besar juga dilaporkan melanda lahan perkebunan milik warga di Cibereum, Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Ciamis. Dalam insiden di Purwodadi, kobaran api sempat membesar dan merembet mendekati area pemukiman penduduk.

Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh petugas, relawan, dan warga setempat. Berkat kerja sama tersebut, api akhirnya dapat dipadamkan sepenuhnya dan dipastikan tidak sampai merambat ke rumah-rumah warga.

Ancaman Longsor di Tengah Kemarau

Selain ancaman api, Kabupaten Ciamis juga menghadapi bencana hidrometeorologi lainnya. Meski saat ini sedang musim kemarau, bencana tanah longsor dilaporkan terjadi di Desa Lumbungsari, Kecamatan Lumbung.

Catatan Redaksi: Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko penyebaran api secara cepat.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *