
INJOURNEY Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan kesiapan layanan transportasi bagi penonton ajang GP Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Layanan shuttle bus disiagakan hingga malam hari guna menjamin kelancaran mobilisasi pengunjung selama gelaran balapan MotoGP itu berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
Direktur Operasional ITDC, Troy Warokka, menegaskan bahwa penguatan konektivitas menjadi prioritas utama. Hal ini disampaikan usai acara serah terima shuttle bus bersama DAMRI di Mandalika, Senin (5/10).
Menurutnya, dukungan sektor transportasi sangat krusial mengingat adanya potensi peningkatan jumlah penonton dibandingkan tahun sebelumnya.
“Transportasi harus mampu mengantisipasi penonton yang pulang hingga malam. Jika ada penonton yang tersisa di sirkuit, tidak ada alasan tidak terangkut. Namun, penonton juga harus memahami jadwal yang sudah ditentukan,” ujar Troy.
Peningkatan durasi layanan ini juga dipicu oleh rangkaian hiburan dan penampilan artis di kawasan sirkuit, serta kehadiran pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, yang diprediksi akan membuat penonton bertahan lebih lama di area sirkuit.
Perluasan Titik Hub dan Armada
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Khaerus Sobri, menjelaskan adanya pembaruan sistem transportasi pada edisi 2026. Salah satu langkah signifikan adalah penambahan titik hub untuk menjangkau lebih banyak lokasi strategis, termasuk akses bagi penonton yang datang dari Bali dan kawasan Gili.
Berikut adalah rincian distribusi armada dan titik hub transportasi MotoGP Indonesia 2026:
| Kategori Layanan | Detail Informasi |
|---|---|
| Titik Hub Baru (2026) | Bangsal (Gili), Senggigi, dan Lembar (Gili Mas) |
| Titik Hub Eksisting | Eks Bandara Selaparang dan Bandara Internasional Lombok |
| Armada Luar Kawasan | 42 Unit Bus (Menuju Parkir Timur & Barat) |
| Armada Dalam Kawasan | 114 Unit Shuttle |
| Target Penonton | > 125.000 Orang (Estimasi kenaikan dari 2025) |
Sistem Kepulangan dan Pengaturan Jadwal
Untuk menjaga ketertiban, shuttle luar kawasan akan melayani kepulangan hingga pukul 22.00 WITA. Bagi penonton yang masih berada di area sirkuit setelah jam tersebut, akan dilayani oleh shuttle dalam kawasan untuk kemudian diarahkan menuju Mataram.
Sebagai inovasi baru, setiap pengguna layanan shuttle akan dibekali dengan gelang khusus. Gelang ini berfungsi sebagai pengingat jadwal keberangkatan dan kepulangan agar operasional bus dapat berjalan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara dan Dinas Perhubungan. (Ant/Z-1)
