Kronologi Kebakaran Gudang Obat di Matraman yang Tewaskan Dua Orang
Polisi melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran rumah yang dijadikan sebagai gudang obat di Jalan Asem Gede Timur, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (6/10/(ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Timur))

KEPOLISIAN Resor (Polres) Metro Jakarta Timur membeberkan kronologi insiden kebakaran maut yang menimpa sebuah rumah tinggal sekaligus gudang obat di Jalan Asem Gede Timur, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Senin (6/10) subuh.

Musibah yang diduga bermula dari korsleting listrik tersebut merenggut nyawa dua orang penghuni rumah.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini pertama kali disadari oleh penghuni rumah bernama Ardiansyah dan Jasmine saat terbangun dari tidur akibat mendengar suara kebisingan pada pukul 05.00 WIB.

“Pada hari Senin, 6 Oktober 2026, pukul 05.00 WIB, penghuni rumah, yakni saksi Ardiansyah, saksi Jasmine, pada saat bangun tidur, mendengar bunyi percikan,” ujar Made di Jakarta, Selasa (6/10).

Setelah dicek lebih lanjut, sumber suara percikan tersebut ternyata berasal dari instalasi kabel di lantai dua rumah yang sudah memicu kobaran api cukup besar.

Ardiansyah sempat berupaya menyelamatkan dua saudaranya, Muhammad Alpharezy, 20, dan Muhammad Fadel, 18, yang saat itu berada di area lantai dua. Namun, intensitas api yang sudah membesar membuat Ardiansyah tidak dapat mendekat atau melewati titik api.

Dalam situasi panik tersebut, kedua korban sempat menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam kamar mandi di lantai dua. Sementara itu, Arsiansyah bergegas turun ke lantai bawah untuk menyelamatkan diri sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Korban meninggal dunia dua orang, Muhammad Alpharezy dan Muhammad Fadel akibat kebakaran tersebut,” ucap Made. Objek yang terbakar sendiri merupakan bangunan rumah tinggal seluas kurang lebih 360 meter persegi yang difungsikan ganda sebagai gudang obat. Di luar dua korban jiwa, petugas mencatat ada tiga penghuni lainnya yang berhasil selamat.

Sementara itu, Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Suhudi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan darurat dari warga pada pukul 05.06 WIB.

Pasukan dari Sektor Matraman langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian hanya dalam kurun waktu dua menit, yakni pukul 05.08 WIB, disusul dimulainya operasi pemadaman pada pukul 05.14 WIB.

Secara keseluruhan, Sudin Gulkarmat mengerahkan 10 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan kekuatan 50 personel ke lokasi kejadian.

Berkat kesigapan petugas, api berhasil dilokalisir pada pukul 05.50 WIB. Setelahnya, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 06.02 WIB untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

“Status kebakaran dinyatakan selesai dan operasi berakhir pada pukul 07.03 WIB,” ungkap Suhudi.

Pasca-kejadian, pihak kepolisian langsung memasang garis polisi, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mendalami penyebab pasti kebakaran maut tersebut.

(Ant/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *