Dari Jejaring ke Dampak, Alumni Perguruan Tinggi Didorong Perluas Kontribusi bagi Masyarakat
Penyerahan pataka dari Presidium Munas II HA SB-IPB kepada Ketua Umum HA SB-IPB terpilih untuk periode 2026-2030 Dr. Irvandi Gustari, S.E. MBA.”(Dok Istimewa)

PENGUATAN jejaring alumni perguruan tinggi dipandang bisa jadi salah satu modal penting untuk memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, dunia usaha, pengembangan kompetensi, hingga pemberdayaan masyarakat. Potensi itu terlihat dari makin beragamnya program yang mempertemukan alumni dengan almamater, mahasiswa, pelaku usaha dan berbagai pemangku kepentingan.

Salah satu upaya memperkuat peran tersebut dilakukan Himpunan Alumni Sekolah Bisnis IPB (HA SB-IPB) melalui Musyawarah Nasional (Munas) III di Kampus Sekolah Bisnis IPB, Bogor, Sabtu (26/9/2026). Forum tersebut sekaligus menetapkan Dr Irvandi Gustari SE MBA untuk kembali memimpin HA SB-IPB periode 2026–2030.

Irvandi sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum HA SB-IPB periode 2022–2026. Dalam Munas III, ia terpilih secara aklamasi untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Irvandi mengatakan mandat itu menjadi tanggung jawab untuk melanjutkan kerja sama yang dibangun selama empat tahun terakhir serta memperluas keterlibatan alumni.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk kembali dipercaya memimpin Himpunan Alumni Sekolah Bisnis IPB. Kepercayaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja bersama seluruh pengurus, alumni, almamater, dan mitra yang berkolaborasi selama empat tahun terakhir,” ujar Irvandi.

Dia menyampaikan periode kepengurusan mendatang akan diarahkan untuk semakin memperkuat keterlibatan alumni dan memastikan keberadaan organisasi memberikan manfaat bagi alumni, almamater, dan masyarakat.

Selama periode 2022–2026, HA SB-IPB mencatat telah menyelenggarakan lebih dari 125 kegiatan dengan melibatkan lebih dari 6.500 peserta dan penerima manfaat serta berkolaborasi dengan lebih dari 200 mitra.

Berbagai kegiatan tersebut dijalankan melalui empat pilar utama, yakni Career and Competence Advancement, Community Empowerment, Corporate Partnership, dan Connectivity Enablement.

Program pengembangan karier dan kompetensi diarahkan untuk membantu alumni, lulusan baru, serta mahasiswa meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja, dunia usaha, dan pendidikan lanjutan.

Adapun, pilar pemberdayaan masyarakat mencakup berbagai kegiatan sosial, termasuk bantuan dan beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan. Kolaborasi dengan dunia usaha dan institusi juga dikembangkan melalui program magang mahasiswa serta penjajakan kerja sama dan pengembangan usaha.

Sementara itu, penguatan konektivitas alumni dilakukan lewat seminar, forum alumni, serta berbagai kegiatan yang mempertemukan alumni lintas angkatan, profesi, industri, dan wilayah.

Menurut Irvandi, capaian tersebut tidak semata-mata diukur dari jumlah kegiatan yang diselenggarakan. Hal yang lebih penting adalah semakin luasnya jejaring alumni dan manfaat dari kolaborasi tersebut.

“Bagi kami, pencapaian bukan semata-mata tentang jumlah kegiatan. Yang jauh lebih penting ialah makin kuatnya jejaring alumni Sekolah Bisnis IPB dan makin luasnya manfaat yang diberikan kepada alumni, almamater, dan masyarakat,” katanya.

Memasuki periode 2026–2030, HA SB-IPB berencana melanjutkan program yang berjalan sekaligus mengembangkan inisiatif baru untuk memperluas partisipasi alumni.

Irvandi mengatakan potensi alumni yang tersebar di berbagai profesi, industri dan wilayah perlu dihubungkan dengan kolaborasi produktif. Dengan demikian, jejaring alumni tidak hanya berfungsi sebagai ruang silaturahmi, tetapi juga dapat menjadi sarana pertukaran pengetahuan, pengembangan kompetensi, pembukaan peluang kerja sama, dan kontribusi sosial.

“Potensi alumni Sekolah Bisnis IPB sangat besar dan beragam. Tantangan kami ke depan adalah bagaimana menghubungkan potensi itu agar dapat menghasilkan kolaborasi dan kontribusi yang semakin nyata,” ujarnya. Dekan Sekolah Bisnis IPB University Prof Dr Ir Noer Azam Achsani MS mengapresiasi kolaborasi yang selama ini terbangun antara HA SB-IPB dan almamater. Menurutnya, keterlibatan alumni memberikan manfaat bagi lingkungan kampus melalui berbagai program yang mempertemukan alumni, mahasiswa, dan almamater.

Sejumlah alumni Sekolah Bisnis IPB turut mengapresiasi perjalanan HA SB-IPB. Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono yang juga alumni DMB 12 SB-IPB mengapresiasi dan menaruh harapannya terhadap HA SB-IPB. “Sebagai alumni DMB 12 SB-IPB, saya lihat jejaring alumni IPB sebagai kekuatan untuk mempertemukan ilmu, ide dan gagasan menjadi karya serta manfaat nyata. Semoga HA SB-IPB 2026–2030 semakin solid, kolaboratif, dan inklusif, serta terus berkontribusi bagi almamater, masyarakat, dan kemajuan bangsa. Bersatu. Bergerak. Berdampak melalui ilmu, karya, dan pengabdian,” paparnya.

Dukungan juga datang dari sejumlah alumni. Ekonom Dr Aviliani menilai keterlibatan alumni penting untuk menjaga keberlanjutan program yang memberikan dampak bagi almamater dan masyarakat.

Sementara itu, Laksamana TNI (Purn) Dr Ade Supandi SE MAP menyoroti pentingnya hubungan erat antara alumni dan almamater dalam mendukung kemajuan pendidikan serta memperluas kontribusi kepada masyarakat.

HA SB-IPB yang berdiri sejak 2016 saat ini menaungi lebih dari 6.000 alumni dari berbagai jenjang pendidikan. Para alumni tersebut tersebar di berbagai daerah dan berkiprah di beragam profesi, industri, lembaga pemerintahan, dunia usaha, serta bidang lainnya.

Dengan jaringan tersebut, HA SB-IPB periode 2026–2030 diarahkan untuk makin memperkuat konektivitas alumni serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara sumber daya manusia terdidik, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *