3.142 Titik Panas Karhutla Terdeteksi di Sumatra, Sumsel Capai 2.511 Titik
Ilustrasi(Dok Istimewa)

JUMLAH titik panas (hotspot) yang menjadi indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatra terus menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan pantauan satelit terbaru, terdeteksi sebanyak 3.142 titik panas tersebar di seluruh Sumatra, dengan Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) masih mendominasi jumlah terbanyak.

Forecaster on duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Mari Frystine, mengungkapkan bahwa dari total 3.142 titik tersebut, mayoritas berada di Sumsel dengan jumlah mencapai 2.511 titik panas.

“Sehingga total jumlah titik panas di Sumatra mencapai 3.142 titik,” ujar Mari pada Selasa (6/10/2026).

Selain Sumatra Selatan, sebaran titik panas juga terdeteksi di beberapa provinsi lainnya, antara lain:

  • Bangka Belitung (Babel): 261 titik
  • Jambi: 207 titik
  • Lampung: 140 titik
  • Riau: 8 titik
  • Sumatra Barat (Sumbar): 5 titik
  • Sumatra Utara (Sumut): 5 titik
  • Bengkulu: 4 titik
  • Aceh: 1 titik

Khusus untuk wilayah Riau, delapan titik panas tersebar di Indragiri Hulu (Inhu), Kuantan Singingi (Kuansing), dan Pelalawan masing-masing dua titik, serta Dumai dan Siak masing-masing satu titik.

Kondisi Cuaca dan Potensi Asap di Riau

Meskipun titik panas meningkat, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang turun secara sporadis di sejumlah wilayah Riau hingga dini hari. Namun, masyarakat diminta waspada terhadap potensi udara kabur akibat asap.

Pada pagi hari, kondisi udara di Riau umumnya kabur hingga cerah berawan dengan potensi hujan di Rokan Hilir (Rohil) dan Bengkalis. Memasuki siang hingga sore hari, udara berpotensi mengalami kekaburan akibat asap, sementara hujan ringan sporadis diprediksi mengguyur Rokan Hulu (Rohul), Rohil, Bengkalis, Dumai, Siak, dan Kepulauan Meranti.

Pada malam hari, potensi hujan ringan berlanjut di wilayah Kampar dan Siak dengan kondisi udara tetap berawan dan berpotensi kabur akibat asap. Menjelang dini hari, intensitas hujan diprakirakan meningkat menjadi ringan hingga sedang di Rohul, Dumai, Kampar, dan Siak.

Peringatan Dini BMKG

BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk lima wilayah di Riau, yakni Rohul, Rohil, Dumai, Kampar, dan Siak. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi pada malam hingga dini hari.

Secara umum, suhu udara di Riau berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 45-90 persen. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 10-40 km/jam. Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter, yang masuk dalam kategori rendah. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *